Putusan MA Tolak Gugatan AD/ART Partai Demokrat Diharapkan Jadi Rujukan Perkara di PTUN

by admin
2 views

Jakarta, Beritasatu.com – Kuasa hukum Partai DemokratHamdan Zoelva berharap keputusan Mahkamah Agung (MA) menolak atau tidak menerima judicial review anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) Partai Demokrat dapat menjadi referensi atau rujukan bagi perkara hukum yang masih berlangsung di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Mudah-mudahan putusan Mahkamah Agung ini bisa menjadi referensi dan bisa menjadi inspiring bagi seluruh proses perkara yang selanjutnya dalam kaitan dengan Partai Demokrat,” ujar Hamdan Zoelva, di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Rabu (10/11/2021).

BACA JUGA:   8 Okt 2021 Hamdan Zoelva KLB Kubu Moeldoko Tidak Penuhi Syarat

Dikatakan Hamdan, terdapat dua perkara terkait Partai Demokrat yang masih berjalan di PTUN, yakni perkara nomor 150 dan 154 di PTUN.

“Perkara 150 sudah masuk acara kesimpulan, sudah juga mendekati bagian akhir. Kemudian, (perkara) 154 dalam sidang-sidang pemeriksaan saksi dan ahli yang terakhir. Kira-kira satu dua kali sidang lagi, habis itu kesimpulan dan juga akan segera selesai,” ungkapnya.

Diketahui, MA menyatakan menolak atau tidak menerima gugatan judicial review atau uji materiil yang diajukan Yusril Ihza Mahendra terkait AD/ART Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

BACA JUGA:   Hamdan Zoelva KLB Kubu Moeldoko Tidak Penuhi Syarat

Yusril dan Yuri Kemal Fadlullah melalui kantor hukum mereka, Ihza & Ihza Law Firm, merupakan kuasa hukum empat mantan kader Partai Demokrat dalam gugatan uji materiil ini, yakni mantan Ketua DPC Partai Demokrat Ngawi, Muhammad Isnaini Widodo; mantan Ketua DPC Demokrat Bantul, Nur Rakhmat Juli Purwanto; mantan Ketua DPC Demokrat Tegal Ayu Palaretins; dan mantan Ketua DPC Demokrat Samosir Binsar Trisakti Sinaga.

Selain mengajukan permohonan judicial review AD/ART, para mantan kader Partai Demokrat juga mengajukan gugatan ke PTUN.

sumber: beritasatu.com

You may also like

Chat sekarang
Punya Berita Seputar SI? Klik Disini