Massa Bertopeng Guy Fawkes Demo di Kemenag Kritik Keras Yaqut

by admin
4 views

Jakarta, CNN Indonesia — Sebanyak delapan orang yang mengatasnamakan Pertahanan Ideologi Syarikat Islam (Perisai) menggelar demonstrasi di depan Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Kamis (28/10).
Aksi itu digelar untuk merespons pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang menyebut Kemenag merupakan hadiah untuk Nahdlatul Ulama (NU).

Pantauan CNNIndonesia.com, semua massa aksi kompak mengenakan setelan baju hazmat berwarna putih dengan topeng Guy Fawkes yang dipopulerkan lewat film V for Vendetta.

Massa aksi juga membawa alat peraga demo berupa poster dengan wajah Yaqut dengan tulisan ‘Copot Menag’ dan ‘Bubarkan Kemenag’. Mereka turut membawa bendera logo organisasi Perisai.

Koordinator aksi, Ali menilai Yaqut telah menuai kontroversi dengan ucapannya tersebut. Ia khawatir ucapan tersebut justru memicu sebuah perpecahan di kalangan umat Islam dan kehidupan berbangsa dan bernegara.

BACA JUGA:   PC Perisai Kutai Timur: Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-93

“Tidak layak seorang pejabat negara kemudian menjadi sumber perpecahan di Negara sendiri. Maka itu kami mengecam keras pernyataan Yaqut Cholil Quomas yang memicu adanya perpecahan,” kata Ali.

Ali menilai Kemenag merupakan lembaga negara yang dibentuk oleh pemerintah sebagai pemersatu bangsa. Bukan sebaliknya.

Massa aksi yang mengatasnamakan Pertahanan Ideologi Sarikat Islam (Perisai) menggelar aksi demonstrasi mengecam pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di depan Kantor Kemenag, Jakarta Kamis (28/10)
Karena itu, Ali meminta agar Presiden Joko Widodo tak diam menyikapi polemik ini. Perisai, kata dia, menuntut agar Jokowi mencopot Yaqut dari jabatannya sebagai Menag.

“Yaqut gagal sebagai seorang menteri,” kata dia.

Pantauan di lapangan, aksi itu berjalan kondusif dan digelar hanya sekitar 20 menit. Aparat kepolisian juga sudah disiagakan di Kementerian Agama untuk mengamankan aksi.

BACA JUGA:   Sekelompok Pria Bertopeng 'V for Vendetta' Datangi Kemenag

Yaqut belakangan sudah mengklarifikasi ucapannya yang menjadi polemik tersebut. Ia menyatakan bahwa pernyataannya di forum internal keluarga besar NU itu untuk memotivasi para santri dan pesantren.

Yaqut juga menegaskan bahwa Kemenag milik semua agama dan bukan hanya untuk satu ormas saja.

Wakil Menteri Agama (Wamenag), Zainut Tauhid Sa’adi juga telah meminta polemik pernyataan Yaqut itu untuk disudahi. Menurutnya, klarifikasi Yaqut atas pernyataan tersebut seharusnya sudah bisa dipahami.

“Saya kira penjelasan itu bisa dipahami. Penjelasan sudah disampaikan, dan pro kontra semestinya disudahi,” kata Zainut dalam keterangan yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (26/10).

sumber: cnnindonesia.com

You may also like

Chat sekarang
Punya Berita Seputar SI? Klik Disini