AHY Mewaspadai Manuver Moeldoko Cs di PTUN

by admin
0 views

jpnn.com, JAKARTA – Kepala Badan Komunikasi Strategis Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyatakan terus waspadai upaya kubu KLB Deli Serdang pimpinan KSP Moeldoko memutar balik fakta hukum dalam dua gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta. Herzaky menyebut manuver itu sudah diingatkan oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bahwa kubu Moeldoko masih berupaya merampas parpol berlambang bintang mercy. Herzaky menjelaskan ada dua gugatan yang diajukan oleh Moeldoko Cs ke PTUN Jakarta yang diperkirakan bakal diputuskan dalam bulan Oktober.

“Pertama, Perkara nomor 150 penggugatnya Moeldoko dan Jhoni Allen Marbun,” kata Herzaky dalam keterangannya di Jakarta, Senin (13/9).

Alumnus Universitas Indonesia itu menjelaskan dalam gugatannya, Moeldoko dan Jhoni Allen meminta agar Majelis Hakim PTUN membatalkan keputusan Menkumham 31 Maret 2021 yang menolak pendaftaran hasil KLB abal-abal di Deli Serdang. “Mereka juga meminta agar Majelis Hakim untuk memerintahkan Menkumham mengesahkan hasil KLB abal-abal tersebut. Ini upaya ‘begal politik’ yang melecehkan hukum dan demokrasi,” ucap Herzaky.

BACA JUGA:   Tak Setuju Gugatan AD/ART Partai Demokrat Disebut Terobosan Hukum, Hamdan Zoelva: Ini Politik

Kedua, lanjut Herzaky, yaitu perkara nomor 154 yang diajukan oleh 3 mantan kader Demokrat yang terafiliasi dengan KLB Deli Serdang. “Mereka menuntut agar Majelis Hakim Pengadilan TUN membatalkan dua SK Menkumham terkait hasil Kongres Kelima PD 2020 yang telah dikeluarkan lebih dari setahun yang lalu,” ucapnya.
Herzaky menegaskan upaya mantan kader Demokrat menggugat SK Kongres Kelima PD kedaluwarsa.

Ini Kata AKP Tri “Kalaupun mau gugat, harus 90 hari, atau tiga bulan sebelumnya. Hal ini jelas diatur dalam hukum di negara kita,” tegasnya. Walaki, dia meyakini majelis hakim PTUN Jakarta akan tegak lurus dalam menegakkan kepastian hukum dan keadilan demi terjaganya demokrasi di negeri ini. “Dikomandoi Hamdan Zoelva (mantan ketua MK, red), tim hukum kami telah menyiapkan ratusan bukti tertulis, saksi fakta, dan saksi ahli untuk agenda persidangan hari Kamis, 16 dan 23 September ini,” tandas Herzaky.

BACA JUGA:   PTUN Tolak Gugatan Moeldoko, Hamdan Zoelva: Putusan Majelis Hakim Tepat

Sebelumnya AHY dalam perayaan HUT ke-20 Demokrat telah mewanti-wanti kadernya soal upaya kubu KLB merampas parpol yang dia pimpin. “Para perusak demokrasi masih berupaya menggugat dan membatalkan keputusan pemerintah melalui jalur PTUN termasuk kemungkinan judicial review melalui Mahkamah Agung,” ungkap AHY pada Kamis (9/9) lalu. AHY menegaskan meskipun Partai Demokrat punya segala bukti yang kuat untuk mematahkan gugatan kubu Moeldoko, dia tetap meminta seluruh Kader dan para pejuang demokrasi untuk tetap waspada. (mcr8/jpnn)

sumber: jpnn.com

You may also like

Chat sekarang
Punya Berita Seputar SI? Klik Disini