Polda Metro Jaya Turunkan 2.048 Personel untuk Amankan Idul Adha dan Salurkan Sembako

by admin
5 views

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Polda Metro Jaya mengerahkan 2.048 personel gabungan TNI-Polri untuk mengamankan Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah di tengah PPKM Darurat.

Pengaman dilakukan dalam rangka membatasi mobilitas masyarakat untuk menekan penularan Covid-19.

Tak hanya mengamankan, nantinya ribuan personel tersebut turut membagikan bantuan sosial (bansos) kepada warga DKI Jakarta.

“Para personel yang diturunkan kita laksanakan kegiatan patroli, juga kegiatan dalam rangka memberi pelayanan dan juga memberikan bantuan kepada masyarakat,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, Senin (19/7/2021).

Yusri menjelaskan, para personel gabungan TNI-Polri ini akan membawa bansos berupa bahan makanan pokok seperti beras dan sembako.

Bansos ini akan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan baik itu UMKM atau pedagang kaki lima (PKL) yang ditemui di jalan-jalan.

“Kita sambil memberi imbauan kepada mereka untuk tidak melakukan kerumunan atau taat terhadap protokol kesehatan akan membagikan ini akan kita laksanakan sampai dengan kegiatan besok,” kata Yusri.

BACA JUGA:   *Program Salam Radio* Selasa, 7 September 2021 Pukul 06.00 - 06.40 WIB Program Salam Indonesia Bisa

Diketahui, Idul Adha akan jatuh pada Selasa (20/7/2021) besok. Pemerintah bersama MUI dan sejumlah ormas Islam bersepakat untuk melaksanakan ibadah salat Idul Adha di rumah.

Ketentuan tersebut diutamakan di wilayah yang menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

“Idul Adha kali ini dengan tetap melaksanakan ibadah tapi memperhatikan protokol kesehatan, menjaga jiwa manusia. Karena itu, supaya dilakukan di rumah saja, takbir di rumah saja. Begitu juga untuk penyembelihan kurban supaya dilakukan melalui rumah pemotongan hewan dan dibagikan diantar dari rumah-rumah,” kata Maruf di kanal Youtube Wakil Presiden, Minggu (18/7/2021) malam.

Ma’ruf mengatakan kesepakatan bersama tersebut telah dirangkum dalam beberapa poin.

Dirinya memerintahkan perwakilan ormas, Ketua Syarikat Islam (SI) Hamdan Zoelva membacakan kesepakatan dalam penyelenggaraan ibadah Iduladha.

BACA JUGA:   Hamdan Zoelva: Perppu Pemilu Sangat Mungkin Dilakukan

“Pelaksanaan ibadah dan syi’ar Iduladha, seperti salat ied dan takbir, diselenggarakan di rumah masing-masing,” ujar Ketua Syarika Islam (SI) Hamdan Soelva.

Selain itu, pelaksanaan pemotongan hewan kurban dapat dipindah ke rumah potong hewan (RPH). Pembagian daging kurban harus melaksanakan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

“Rumah potong hewan dan/atau tempat lain yang aman, serta pembagian daging dilakukan dengan di antar ke rumah penerimanya,” katanya.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini menekankan pelaksanaan ibadah dan syi’ar agama yang berpotensi menjadi mata rantai penularan Covid-19, seperti kerumunan, harus dihindarkan dan ditiadakan, sehingga dapat dipindah ke rumah masing-masing.

“Penanggulangan Covid-19 adalah merupakan upaya untuk menjaga keselamatan jiwa (hifdzu an-nafsi) setiap masyarakat yang harus diutamakan dan didahulukan,” ujarnya.

sumber: msn.com/id-id

You may also like

Chat sekarang
Punya Berita Seputar SI? Klik Disini