Ini 7 Sikap Ormas Islam, Pimpinan MUI dan Wapres Soal Ibadah Idul Adha

by admin
5 views

ISLAMTODAY — Para pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pimpinan ormas Islam melakukan musyawarah secara daring dan luring bersama Wakil Presiden KH, Prof Dr. KH Ma’ruf Amin tentang pelaksanaan ibadah Idul Adha 1442 H pada Ahad (18/7) malam.

Hasil dari dialog tersebut kemudian disampaikan melalui konferensi pers yang dihadiri sejumlah tokoh perwakilan ormas Islam, seperti KH Cholil Nafis, Habib Zein Umar bin Smith, dan Hamdan Zoelva. Hadir juga Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas.

Ketua Umum Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam (SI), Hamdan Zoelva menympaikan bahwa musyarah yang difasiltiasi wapres tersebut menghasilkan tujuh penegasan sikap bersama, khususnya tentang gerakan bersama penanggulangan covid-19.

Pertama, menurutnya, para pimpinan MUI dan pimpinan ormas Islam bertekad dan berkomitmen bersama pemerintah dalam upaya penanggulangan Covid-19 dan dampak yang ditimbulkannya, serta melakukan ikhtiar terbaik (al-akhdzu bi al-asbab), dan mengharap pertolongan Allah ‘azza wajalla.

Kedua, penanggulangan Covid-19 adalah merupakan upaya untuk menjaga keselamatan jiwa (hifdzu an-nafsi) setiap masyarakat yang harus diutamakan dan didahulukan.

”Setiap daya dan upaya yang ada harus difokuskan untuk mewujudkan hal itu, termasuk pemberlakuan situasi dan kondisi darurat melalui PPKM, sampai dengan pandemi covid-19 dapat tertanggulangi dan terkendali,” ujar Hamdan Zoelva saat membacakan hasil dialog tersebut dalam konferensi pers bersama Wapres pada Ahad (18/7).

BACA JUGA:   Dorong Jadi Pengusaha, JK Cerita Nabi Muhammad Lebih Lama Jadi Pedagang Daripada Rasul

Ketiga, dalam menjalankan ibadah dan syi’ar agama, umat Islam agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan secara ketat. Pelaksanaan ibadah dan syi’ar agama yang berpotensi menjadi mata rantai penularan covid-19.

”Seperti terjadinya kerumunan, harus dihindarkan serta ditiadakan dan dilakukan dengan menggunakan rukhshah (cara lebih ringan) sebagaimana diajarkan oleh syariat Islam dan dilaksanakan di rumah masing-masing,” pungkas Hamdan.

Keempat, imbuhnya, pelaksanaan ibadah Idul Adha harus tetap mempertimbangkan kondisi di kawasan masing-masing dan berkoordinasi dengan satgas covid-19.

Mengingat kondisi saat ini, khususnya di Jawa, Bali dan daerah lain yang termasuk PPKM darurat, pelaksanaan ibadah dan syi’ar Idul Adha, seperti shalat ied dan takbir, harus diselenggarakan di rumah masing-masing.

”Sedang pemotongan dan pembagian hewan kurban dilakukan dengan menerapkan protokol Kesehatan. Pemotongan hewan kurban dilakukan di Rumah Potong Hewan dan atau tempat lain yang aman, serta pembagian daging dilakukan dengan di antar ke rumah penerimanya,” jelasnya.

BACA JUGA:   Hamdan Zoelva Terpilih sebagai Presiden Syarikat Islam, MT Minta Hentikan Stigma Radikal

Kelima, fungsi masjid sebagai tempat ibadah mahdhah, pusat syiar kegamaan seperti lantunan adzan, dan ayat suci Alqur’an, serta sebagai tempat konsolidasi sosial, bisa tetap dapat dijalankan di masa pandemi sepanjang tidak bertentangan dengan protokol kesehatan, yang pelaksanannya dikoordinasikan dengan pihak berwenang setempat.

”Masjid agar diperankan dalam penggalangan bantuan sosial untuk menolong korban Covid-19, tempat mengumumkan informasi penting terkait Covid-19, serta tempat sosialisasi dan literasi informasi terkini terkait Pandemi,” pungkasnya, dilansir dari Republika.

Keenam, untuk memberikan contoh kepada masyarakat Indonesia dalam menjaga protokol kesehatan pada Idul Adha, pemerintah bersama MUI dan Ormas Islam juga bersepakat untuk melaksanakan Takbir Akbar secara virtual yang dilaksanakan pada Senin (19/7) malam.

”Terakhir, dengan mengharap pertolongan Allah Swt, para pimpinan MUI dan Ormas Islam mengajak umat Islam secara keseluruhan untuk terus mendekatkan diri kepada Allah, bermunajat, dan berdoa serta memohon ‘inayah rabbaniyah agar wabah Covid-19 segera diangkat dan dihilangkan dari muka bumi,” tandas Hamdan Zoelva.[IZ]

sumber: islamtoday.id

You may also like

Chat sekarang
Punya Berita Seputar SI? Klik Disini