by

PERISAI Jaktim dukung Wakil ketua DPR RI untuk menutup pintu masuk WNA disaat PPKM

Print Friendly, PDF & Email

Jakarta- Sebanyak 20 tenaga kerja asing (TKA) dari China tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (3/7) malam. Puluhan TKA China itu masuk Indonesia di tengah pandemi yang kini melanda Indonesia.

Kedatangan pekerja asal China tersebut menjadi sorotan masyarakat lantaran saat ini pemerintah tengah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat Jawa-Bali untuk menekan laju penyebaran Covid-19.

Ketua cabang Pertahanan ideologi sarekat islam (Perisai) Jakarta Timur Ali Hasan, menyayangkan adanya WNA yang masuk ke Indonesia disaat Pemerintah sedang bekerja keras menangani berbagai varian baru Covid19 yang sudah terdeteksi. hal itu disampaikan kepada Media, di Jakarta, Minggu (04/07/2021)

BACA JUGA:   Panglima Laskar PERISAI Mendukung KASAL Laksamana YUDO MARGONO Menjadi Panglima TNI

Dia menilai PPKM Darurat harus secara menyeluruh dan optimal menangani nya, jangan sampai PPKM Darurat Jawa-Bali juga menimpa provinsi lainnya akibat muncul varian baru dari luar negeri yang dampaknya akan semakin merepotkan Indonesia.

“kita harus benar-benar mengantisipasi, sebab virus yang dianggap cerdas ini bermutasi menjadi berbagai jenis didunia dan tingkat keganasannya pun bervariasi, jangan sampai ada lagi muncul jenis virus Covid19 berasal dari luar indonesia yang masuk dan bermutasi sehingga pandemi akan terus menimpa Indonesia” Ungkap Ali

BACA JUGA:   Wakil Ketua Umum DPP GERINDRA Hadiri Undangan Diskusi Ketua Bidang Organisasi Syarikat Islam

Ali hasan sangat mendukung apa yang disampaikan Wakil ketua DPR RI Dr.Ir. Sufmi Dasco Ahmad.,SH.MH meminta pemerintah menutup pintu untuk warga negara asing (WNA) masuk ke indonesia.

Dasco mengatakan efektivitas penting untuk diutamakan, karena itu lah dia meminta pemerintah melarang WNA masuk ke Indonesia,baik dengan alasan bekerja maupun wisata.

“Semoga PPKM Darurat menjadi jalan tempuh terakhir untuk mengurangi angka covid yang sampai saat ini tidak terkontrol,” tutupnya.

sumber: mediaindonesiaraya.co.id

News Feed