5 Gerakan Sosial Dunia yang Terinspirasi oleh Ajaran Islam

by admin
5 views
Sebagai orang paling berpengaruh bagi umat Muslim, Nabi Muhammad SAW meletakkan ajaran dasar Islam yang akan menginspirasi banyak aspek pada kehidupan kita hingga saat ini, baik itu secara individu maupun dalam hidup bermasyarakat.
Hidup di tengah keberagaman, krisis, atau di tengah kondisi perang kadangkala menyebabkan bentrokan yang sebenarnya dapat diatasi. Beberapa tokoh di negara-negara di dunia menginisiasi gerakan inovatif demi kebaikan dan kesejahteraan orang banyak.
Ternyata, beberapa perubahan yang berpengaruh di antaranya terinspirasi dari dunia Islam. Lantas, apa saja inisiasi yang dimaksud? Disadur dari laman Mvslim, berikut ini lima gerakan sosial di dunia akibat pengaruh Islam, satu ada di Indonesia.

Sarekat Dagang Islam (SDI) di Indonesia

Sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar, Indonesia memainkan peran utama dalam pembangunan dan kerjasama ekonomi di dunia Islam. Sebelum tahun 1945, Indonesia pernah dijajah oleh Belanda dan Jepang. Dalam perjuangan kemerdekaan, ada satu gerakan sipil yang menjadi cikal bakal Indonesia merdeka.
Sarekat Dagang Islam atau Union of Islamist Trader adalah organisasi pedagang batik yang bertujuan untuk memberdayakan pedagang lokal dari monopoli pedagang asing. Gerakan ini diorganisir oleh HOS Tjokroaminoto, yang kemudian bersama dengan tiga muridnya menjadi tokoh penting dalam kemerdekaan Indonesia. Mereka adalah Ir. Soekarno, Semaoen, dan Kartosuwijo.
Tujuan awal SDI adalah mengatasi permasalahan ekonomi dan sosial. Lalu, HOS Tjokroaminoto memperluas ke arah politik dan agama untuk menyumbangkan semangat perjuangan Islam terhadap kolonialisme dan imperialisme pada zaman penjajahan. Organisasi ini sendiri telah beberapa kali berganti nama. Sejak tahun 2015, Syarikat Islam kembali ke awal mula dibentuk, yaitu sebagai gerakan dakwah ekonomi.

Sistem Kesejahteraan

Salah satu Rukun Islam, zakat adalah praktik di mana kita menyumbangkan kekayaan (sekitar 2,5% dari semua aset keuangan yang dimiliki selama satu tahun kalender Islam). Zakat merupakan kewajiban semua Muslim dewasa yang dianggap mampu secara finansial sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan sesama Muslim dan menjaga keharmonisan antara orang kaya dan miskin.
5 Gerakan Sosial Dunia yang Terinspirasi oleh Ajaran Islam (1)
Gambar ilustrasi. Foto: Unsplash/@zoejanestudios
Konsep yang mewajibkan umat Islam untuk memberikan sebagian dari hartanya kepada fakir miskin dan yang membutuhkan, diterapkan oleh khalifah Umar bin Khattab selama tahun-tahun pemerintahannya. Konsep zakat kemudian melebar tidak hanya untuk orang miskin, tetapi juga untuk orang tua, anak yatim, janda, kelompok disabilitas, dan bahkan pengangguran. Pada abad ke-19, Dunia Barat melihat konsep ini dan menjadi kebijakan dana pensiun serta jaminan sosial.

Gerakan Hak Sipil Amerika

Amerika Serikat pernah mengalami masa kelam terkait dengan diskriminasi terhadap orang Afrika-Amerika. Gejolak sosial ini mencapai titik baliknya pada tahun 1952, ketika seorang mantan narapidana mengetahui ajaran Nabi Muhammad SAW tentang rasisme dan kesetaraan sosial di Mekkah.
Malcolm X atau el-Hajj Malik el-Shabazz belajar bahwa untuk mencapai emansipasi, orang Afrika-Amerika harus mereformasi komunitasnya dengan pendidikan dan organisasi massa.Pidato Malcolm X menggetarkan orang Afrika-Amerika karena kesadaran mereka untuk menggunakan hak-hak sipil dan termotivasi untuk memperjuangkannya.
Malcolm X mendirikan Muslim Mosque, Inc., sebuah organisasi keagamaan dan Organisasi Persatuan Afro-Amerika, sebuah kelompok sekuler yang mendukung Pan-Afrikaisme. Gerakan ini mengilhami generasi selanjutnya seperti juara tinju, Muhammad Ali. Gerakan Hippies pada dekade selanjutnya kemudian mendominasi budaya populer anak muda Amerika.

Revolusi Iran

Terdapat sebuah gerakan pemuda yang menggemparkan wajah dunia dalam sejarah modern Iran. Revolusi 1979 menggulingkan takhta Amerika Serikat yang didukung oleh Shah Iran dan mengakhiri puluhan tahun korupsi dan intervensi Barat di negara itu. Inisiasi tersebut berkat dokter Ali Syari’ati, seorang intelektual dan sosiolog Iran.
Syariʿati menulis dan memberi kuliah tentang sejarah dan sosiologi Islam sembari mengkritik rezim saat ini, Marxisme, intelektual Iran, dan pemimpin agama konservatif. Ajarannya membawa popularitas di kalangan pemuda Iran. Dia bersebrangan dengan tirani Syah dan kebijakan Barat yang dapat merusak agama dan budaya Iran.

Malala Fund

Pada abad ke-7, perempuan di Mekkah rentan terhadap eksploitasi dan diskriminasi. Islam lalu datang dna menghapus kekejaman yang mendegradadi hak-hak perempuan. Islam berkembang di negara-negara Timur Tengah melalui kemunculan pemimpin militer, Aisha, hingga pembisnis wanita, Khadijah.
Pada dunia modern, kehadiran Malala Yousafzai menggegerkan dunia internasional. Pasalnya, dia pernah menjadi target percobaan pembunuhan. Wanita Pakistan itu melawan kekejaman Taliban dan memulai advokasi untuk pendidikan bagi perempuan di Lembah Swat, tempat di mana dia berasal.
Atas jasa dan keberaniannya, Yousfazai mendapatkan Hadiah Nobel untuk perannya dalam mendirikan Malala Fund, sebuah organisasi nirlaba yang bertujuan untuk meningkatkan suara anak perempuan dan memastikan setiap anak perempuan memiliki akses 12 tahun pendidikan secara gratis dan aman.
Pada ulang tahunnya yang ke-18, Malala mengunjungi Lebanon untuk membuka sekolah baru yang dibiayai oleh Malala Fund. Malala Yousafzai All-Girls School didirikan oleh Kayany Foundation untuk menyediakan pendidikan non-formal bagi remaja putri pengungsi Suriah di Lembah Bekaa.
5 Gerakan Sosial Dunia yang Terinspirasi oleh Ajaran Islam (2)
Sosok Malala Yousafzai, aktivis yang memperjuangkan pendidikan bagi anak perempuan. Foto: Youtube/TheEllenShow

sumber: kumparan.com

BACA JUGA:   Program Salam Radio Jumat, 5 November 2021 Pukul 16.00 - 16.40 WIB Program Salam Satu Hati

You may also like

Chat sekarang
Punya Berita Seputar SI? Klik Disini