Home Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Organisasi Mahasiswa SEMMI Apresiasi Program Polri Penyekatan Arus Mudik

Organisasi Mahasiswa SEMMI Apresiasi Program Polri Penyekatan Arus Mudik

by admin
1 views

Newstipikor | Jakarta Keputusan pemerintah melarang masyarakat mudik ke kampung halaman membuat jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bekerja ekstra keras untuk memastikan larangan pemerintah tersebut berjalan efektif di lapangan. Hal ini membuat Operasi Ketupat yang rutin digelar Polri setiap menjelang Idul Fitri berbeda dari biasanya sebelum Pandemi Covid-19.

Kali ini Polri harus melakukan penyekatan disejumlah titik yang akan dilalui pemudik. Tidak sedikit masyarakat yang diminta putar balik dititik penyekatan dan batal mudik.
Meski sempat kewalahan menghadapi pemudik yang menggunakan motor secara umum penyekatan pemudik yang dilakukan Polri cukup berhasil. Keberhasilan Polri menjalankan tugas penyekatan pemudik mendapat apresiasi dari masyarakat.

Salah satunya dari Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI). Sebagai ucapan terimakasih dan apresiasi kepada Polri PB SEMMI menyambangi sejumlah titik penyekatan pemudik (arus balik) dan memberikan hadiah kecil kepada polisi yang bertugas.

“Ini apresiasi dari PB SEMMI sebagai bagian dari masyarakat di 100 hari kerja Kapolri atas kinerja bapak-bapak Polisi di titik penyekatan pemudik. Bapak-bapak Polisi ini rela tidak berkumpul dengan keluarga dihari-hari menjelang hari raya bahkan di hari raya Idul Fitri. Memang sudah menjadi kewajiban dan tugas Kepolisian. Tapi Polisi kan juga manusia.” Ujar Bintang Wahyu Saputra, Ketua Umum PB SEMMI di KM34, Cikampek, sabtu (22/5/2021).

BACA JUGA:   SEMMI Jakarta Raya: 33 Anggota DPRD DKI Yang Ajukan Interpelasi Soal Formula E Tidak Jelas

Bintang mengatakan Polri pantas mendapat apresiasi dalam menjalankan tugas melakukan penyekatan pemudik karena ini tugas yang sangat berat. Karena Polisi harus meminta masyarakat yang mudik untuk putar balik kembali ketempat semula. Melayani dan menjelaskan dengan baik masyarakat yang diputar balik dititik penyekatan. Ini tidak mudah.

“Bayangkan Polisi meminta masyarakat yang mudik untuk putar balik. Dan itu harus dilakukan dengan baik karena bagian dari tugas pelayanan Polri. Polisi harus sabar menghadapi reaksi masyarakat yang beragam. Ada pemudik yang mengerti penjelasan Polisi dan mau memutar balik. Tidak sedikit pemudik yang emosional mendengar penjelasan Polisi, sampai berkata kasar, mengumpat petugas, bayangkan,” lanjut Bintang.

BACA JUGA:   PB SEMMI Nilai Sistem Keamanan Lapas Lemah

Bintang menyayangkan oknum pemudik yang tidak bisa menerima penjelasan Polisi malah balik memaki-maki polisi yang bertugas. Padahal apa yang dilakukan Polisi menegakkan aturan yang dibuat oleh pemerintah yang sebetulnya bertujuan melindungi masyarakat dari bahaya penularan Covid-19 di kampung halamannya.

“Di media sosial banyak beredar video pemudik yang marah-marah sampai memaki dan berkata kasar kepada Polisi yang meminta pemudik putar balik. Padahal, Pak Polisi ini hanya menjalankan aturan pemerintah yang melarang masyarakat mudik karena Pandemi Covid-19 belum juga reda. Buat kebaikan pemudik juga sebenarnya. Terimakasih Pak Polisi sudah bersabar menghadapi pemudik yang bandel. Ini bagian dari visi Polri yang Presisi,” papar Bintang.

“Meski lebaran sudah kita lewati bersama tugas bapak-bapak Polisi ini belum selesai. Mereka harus memastikan arus balik berjalan lancar, aman, minim kecelakaan lalu lintas. Selain itu yang terpenting memastikan pemudik yang balik ke Jakarta tidak membawa virus Covid-19,” tegas Bintang.(AIH)

sumber: newstipikor.com

You may also like

Open chat
Punya Berita Seputar Syarikat Islam? Kirim melalui link ini