by

“Sundul” Prabowo, PB SEMMI Sentil Anak Buah Moeldoko

Print Friendly, PDF & Email

Jakarta, Inisiatifnews.com – Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) Bintang Wahyu Saputra meminta agar Sekjen Partai Demokrat kubu KLB Deli Serdang, Saiful Huda untuk berhenti membuat kegaduhan terhadap pemerintah di tengah kondisi bangsa dan negara sedang ditimpa berbagai musibah.

Apalagi saat ini, ia menengarai bahwa anak buah Moeldoko tersebut sedang sengaja cawe-cawe Menteri Pertahanan Prabowo Subianto agar digeser dari Kabinet Indonesia Maju dengan menggunakan dalih musibah karamnya kapal selam KRI Nanggala 402.

“Saya meminta agar orang seperti Saiful Huda yang membuat status Facebook untuk segera berhenti membuat gaduh. Biarkan pak Prabowo bekerja, bila perlu beliau itu dibantu, bukan malah membuat kegaduhan saja,” kata Bintang kepada wartawan di Jakarta, Senin (26/4/2021).

Bintang mengatakan jika sekarang ini seharusnya seluruh bangsa Indonesia memberikan dukungan moril bagi pemerintah agar bisa menyelesaikan berbagai persoalan bangsa dan negara. Jika memang konteksnya adalah memberikan kritika maka kritikan tersebut sifatnya adalah membangun, bukan hanya malah membuat kegaduhan.

Bahkan Bintang pun menyangsikan prestasi Moedoloko yang digadang-gadang Saiful Huda. setidaknya selama masa pandemi COVID-19.

“Apa prestasinya Moeldoko? Mengambil partai demokrat dari pak SBY?. Mengkudeta Ketua Umum Partai Demokrat yang sah?. Untuk presiapan dia nyapres 2024 ya?, apa, sebutkan,” tantang Bintang.

BACA JUGA:   Kapolri Tinjau Vaksinasi yang Digelar PB HMI dan SEMMI

Malahan, dengan ‘prestasi’ buruk tersebut yakni mengusik DPP Partai Demokrat definitif, Bintang meminta agar Presiden Joko Widodo mengevaluasi saja Kepala Kantor Staf Presiden dan menggantinya dengan yang lebih baik.

“Kalau memang Saiful Huda objektif, dia seharusnya mengapresiasi kinerja pak Prabowo. Sebab, pak Prabowo terbukti merupakan menteri terbaik dalam kabinet Indonesia Maju. Ini bukan saya yang ngomong lho, tapi hasil survei dari tiga lembaga survei yang menempatkan Prabowo Subianto sebagai menteri terbaik,” tegasnya.

Itu baru prestasi Prabowo saat ini, kalau kita adu dengan prestasi Moeldoko, lanjut Bintang, ibarat bumi dan langit. Pasti jauh tertinggal dari pak Prabowo.

“Malah saya miris melihat aksi Moeldoko yang ingin ‘membajak’ partai Demokrat dari juniornya sendiri. Lebih miris lagi, ternyata terbukti dia kalah kan?. Padahal notabene-nya dia selain melawan junior, juga ‘hanya’ melawan seorang perwira menengah, bukan seorang jenderal,” tuturnya.

BACA JUGA:   sebelum kejadian pembacokan aktivis SEMMI cabang Jakpus melakukan demo perihal ANTAM

Menurut Bintang, apa yang dilakukan oleh Moeldoko telah merusak demokrasi dan salah seorang tim suksesnya, Saiful Huda malah dengan bangganya tetap mendukung orang yang salah.

“Sudahlah, kalau memang Moeldoko ingin menjadi Menteri Pertahanan, bilang dulu ke Presiden Jokowi. Syukur-syukur Jokowi mau mendengarkan. Malah, yang saya khawatirkan justru Moeldoko yang ‘ditendang’ dari jabatannya sebagai Kepala Staf Presiden jika mainnya sudah terlalu over,” tutup Bintang. [REL]

sumber: inisiatifnews.com

News Feed