by

PB SEMMI Tantang Saiful Huda Sebut Satu Saja Prestasi Moeldoko

Print Friendly, PDF & Email

Newstipikor | Jakarta, Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) meminta Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi Partai Demokrat (PD) versi Kongres Luar Biasa (KLB), Saiful Huda Ems agar berhenti membuat kegaduhan terhadap pemerintah ditengah kondisi bangsa dan negara sedang ditimpa berbagai musibah.

“Saya meminta agar orang seperti Saiful Huda yang membuat status facebook untuk mengkritik Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, agar segera berhenti membuat gaduh. Biarkan pak Prabowo bekerja, bila perlu dibantu beliau, bukan malah membuat kegaduhan,” tegas Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra, kepada wartawan di Jakarta, Senin (26/4).

Bintang mengatakan jika sekarang kita diperlukan dukungan moril bagi pemerintah dan berhentilah membuat kegadugan ditengah kabinet kerja indonesia maju sibuk bekerja untuk rakyat dan bangsa dan negara.

BACA JUGA:   25 Jun 2021 Saat Jakarta Bukan Lagi Ibukota

Ia menantang Saiful Huda untuk menyebutkan satu saja prestasi Moeldoko ditengah goncangan pandemi.

“Apa prestasinya? Mengambil partai demokrat dari Pak SBY?. Mengkudeta Ketua Umum Partai Demokrat yang sah?. Untuk presiapan dia nyapres 2024 ya?,” tanya Bintang.

Malahan, dengan ‘prestasi’ buruk tersebut, Bintang meminta presiden mengevaluasi kepala kantor staf presiden dan menggantinya dengan yang lebih baik.

“Kalau memang Saiful Huda objektif, dia seharusnya mengapresiasi kinerja pak Prabowo. Sebab, pak Prabowo terbukti merupakan menteri terbaik dalam kabinet Indonesia Maju. Ini bukan saya yang ngomong lo, tapi hasil survei dari tiga lembaga survei yang menempatkan Prabowo Subianto sebagai menteri terbaik,” jelasnya.

Itu baru prestasi Prabowo saat ini, kalau kita adu dengan prestasi Moeldoko, lanjut Bintang, ibarat bumi dan langit. Pasti jauh tertinggal dari pak Prabowo.

BACA JUGA:   Terkait Kedatangan WNA Disaat PPKM Darurat, Ketum PB SEMMI Tantang Luhut Debat Terbuka

“Malah saya miris melihat aksi Moeldoko yang ingin ‘membajak’ partai Demokrat dari junior nya sendiri. Lebih miris lagi, ternyata terbukti dia kalah kan?. Padahal notabene nya dia selain melawan junior, juga ‘hanya’ melawan seorang perwira menengah, bukan seorang jenderal,” tuturnya.

Menurut Bintang, apa yang dilakukan oleh Moeldoko telah merusak demokrasi dan salah seorang tim suksesnya, Saiful Huda malah dengan bangganya tetap mendukung orang yang salah.

“Sudahlah, kalau memang Moeldoko ingin menjadi Menteri Pertahanan, bilang dulu ke Presiden Jokowi. Syukur-syukur Jokowi mau mendengarkan. Malah, yang saya khawatirkan justru Moeldoko yang ‘ditendang’ dari jabatannya sebagai Kepala Staf Presiden jika mainnya sudah terlalu over,” tutup Bintang.

sumber: newstipikor.com

News Feed