by

MENGHAPUS DOSA DENGAN MEMBACA ISTIGHFAR DI BULAN SYA’BAN

Print Friendly, PDF & Email

SoluSI.info, Banjarnegara – Ketua DPC didampingi LDSI dan PERISAI Kabupaten Banjarnegara menghadiri Pengajian Selapan Jum’at Pon  beretepatan pada tanggal 2/4 di Desa Sirukem Kecamatan Kalibening. Bertempat di Mushola Baitul Halim, pengajian rutin dilaksanakan bada shalat Maghrib berjamaah yang dihadiri kurang lebih 90 jamaah.

Musobihin selaku Ketua DPC yang pada kesempatan itu memberikan tausiah pasca salam dengan mengawali memimpin sholawat Tibil Qulub yang diikuti oleh jama’ah. _”Allahumma sholli `ala Sayyidina Muhammadin thibbil qulubi wa dawa-iha wa `afiyatil abdani wa syifa-iha wa nuril abshori wa dhiya-iha wa `ala alihi wa shohbihi wa sallim_. Beliau menjelaskan bahwa Shalat Tibil Qulub ini merupakan Shalawat _Tamba Ati_ (obat hati). “Ya Allah, curahkanlah rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, sebagai obat hati dan penyembuhnya, penyehat badan dan kesembuhannya dan sebagai penyinar penglihatan mata beserta cahayanya. Semoga shalawat dan salam tercurahkan pula kepada keluarga serta para sahabat-sahabatnya.”

BACA JUGA:   Konsolidasi Organisasi Syarikat Islam Jawa Barat, Pemuda Muslim di Kab Pangandaran, Banjar dan Ciamis

Kemudian menyampaikan bahwa Nabi Muhammad SAW yang memiliki syafaat (pertolongan) kehadiran nya sebagai obat, menyehatkan badan dan juga memberi cahaya bagi kehidupan.

Ketua DPC SI Banjarnegara bersama Ketua PAC SI Kalibening dan Wanayasa didampingi Pengurus LDSI dan PERISAI Kab. Banjarnegara

Lebih lanjut menyatakan, “Menyonsong bulan Suci Ramadhan 1442 H ini, kita harus bersyukur karena kita masih diberi kesempatan untuk bertemu. Sebelum Ramadhan siapkan untuk berlatih dengan baik,salah satunya dengan amalan sunnah puasa, diperbanyak istighfar. “Yang rutin membaca istighfar di bulan Rajab akan dihapus dosa-dosanya, sedangkan membaca istighfar di bulan syaban akan menutup aib manusia” jelasnya dengan menggunakan bahasa Jawa dan logat Banjarnegara.

BACA JUGA:   DPP Syarikat Islam mengucapkan turut berduka cita atas wafatnya Ibu Hj. Rachmawati Soekarnoputri, S.H., M.H.

Pengajian yang berlangsung sekitar satu jam tersebut diakhiri dengan shalat isya berjamaah. (sbw/Red.SoluSI.Info)

eKIK)sumber: solusi.info

News Feed