by

SIYASAH JALANKAN MISI GUNA GAPAI VISI YAYASAN DAN LEMBAGA PENDIDIKAN COKROAMINOTO

Print Friendly, PDF & Email

SoluSI.info – Sehebat apapun dan setinggi langit sekalipun sebuah visi yang hendak dicapai, tetapi tidak pernah diikuti langkah pasti dan strategi bagaimana cara mencapainya, maka visi hanya akan menjadi impian tanpa harapan, terasa hampa dan mengambang ditengah hamparan angan kosong. Ia tidak ubahnya imajinasi tanpa isi, zonk alias tong kosong melompong bunyinya.

Visi sebagai harapan, cita-cita, impian besar, gambaran umum yang hendak dicapai oleh sebuah institusi pendidikan haruslah didukung oleh tindakan-tindakan nyata yang dilaksanakan secara istiqomah (terus menerus), pantang menyerah, sistemik, dan melibatkan seluruh sumber daya yang ada untuk bergerak bersama-sama dalam barisan yang teratur (jamaah).

Misi merupakan penjabaran apa yang akan dilakukan untuk mencapai atau mewujudkan visi, maka ia harus didesain dengan baik, mudah dilaksanakan, rasional, linier dan tidak menyimpang darinya. Langkah-langkah yang akan diambil harus praktis, mudah dipahami dan dapat dilakukan oleh semua orang yang terlibat dalam pencapaian visi tersebut.

BACA JUGA:   *Program Salam Radio* Selasa, 15 Juni 2021 Pukul 16.00 - 16.40 WIB Program Salam Satu Hati

Pemahaman terhadap misi sama dengan pemahaman terhadap visi karena keduanya saling berkait satu sama lain. Pemahaman terhadap Visi dan misi diibaratkan dua keping mata uang, apabila hanya dipahami satu sisi saja maka akan menjadi kurang berarti, dan tentunya akan menghambat dalam proses pencapaianya. Dengan demikian saat memberikan pemahaman visi harus pula dibarengi dengan pemahaman terhadap misi.

Yayasan Pendidikan Islam Cokroaminoto Cabang Banjarnegara sebagai pendesain visi dan misi harus mampu mensosialisasikan dan memberikan pemahaman yang utuh kepada kepala lembaga pendidikan melalui berbagai cara dan mampu mendorong agar visi dan misi tersebut menjadi visi dan misi bersama. Kerja sama dalam proses pencapaian visi antara yayasan dan Lembaga Pendidikan Cokroaminoto harus dibangun seefektif mungkin, saling mensupport satu sama lain sehingga muncul kesadaran bahwasanya pencapaian visi melalui realisasi misi merupakan tanggung jawab bersama.

BACA JUGA:   Komitmen MUI dan Ormas Islam Tanggulangi Covid-19 Bersama Pemerintah

Misi yang telah dipahami dengan baik jika tidak diikuti dengan siyasah (strategi) yang jitu dalam pelaksanaanya, maka dapat memperlambat bahkan berakibat pada kegagalan pencapaian visi. Siyasah adalah peta jalan rinci dengan senantiasa mempertimbangkan aspek yang terkait seperti kemampuan keuangan, kecakapan sumber daya manusia, sumber daya alam, dan lain lain. Lantas adakah siyasah (strategi) efektif yang dapat digunakan untuk menjalankan misi?

Siyasah (strategi) berikut ini dapat dipraktekan sebagai salah satu upaya dalam menjalankan misi, yakni terbangunnya kesadaran akan pentingnya menjalankan misi, dibutuhkan kesabaran, ide ide kreatif dan kerja keras, terbangunnya sistem kerja yang baik dan mental pantang menyerah, , terbuka terhadap kritik, optimis, profesional, tekun dan rajin berdo’a.

Penulis:

Leken Setyadi – Ketua Forum Komunikasi Guru Cokroaminoto (FKGC) dan Direktur Pusat Kajian Islam dan Kebangsaan (PeKIK) Kabupaten Banjarnegara.

sumber: solusi.info

News Feed