by

PP PERISAI tegaskan bahwa Syarikat Islam saat ini sedang Fokus dalam Konteks Ekonomi Keumatan

Print Friendly, PDF & Email

Jakarta- Pimpinan Pusat pertahanan ideologi sarekat Islam tegaskan fokus syarikat Islam dalam penguatan Ekonomi umat dalam acara diskusi memperingati Maulid nabi di sekretariat SI (13/3/21)

Diskusi yang dihadiri oleh pengurus organisasi serumpun syarikat Islam tersebut membahas tentang strategi jalan tengah menguatkan ekonomi bangsa Indonesia.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pertahanan Ideologi Sarekat Islam (PP PERISAI) Chandra Halim dalam keterangan nya kepada media mengatakan Banyak Ideologi yang embrio nya muncul di Syarikat Islam, warna-warni pergerakan dan ideologi di Indonesia lahir setelah HOS Tjokroaminoto wafat dari para muridnya tersebut.

BACA JUGA:   Tulisan Ketua Umum Wanita PERISAI

Chandra juga menegaskan bahwa gerak Syarikat Islam saat ini berangkat dari semangat pelaksanaan program asas dan program tandhim.

“Tafsir dari program Asas dan tandhim adalah penjabaran gerak organisasi ke arah back to basic yaitu ekonomi keumatan. Jauh dari konteks politik pada dasar perjuangan Sarekat Islam yang awal bernama Sarekat Dagang Islam (SDI),” ujar Chandra.

Dalam diskusi tersebut Chandra Halim mengungkapkan dalam jurnal Sarekat Islam dalam Pergerakan Nasional Indonesia Bahwa Pendirian Sarekat Islam memiliki beberapa tujuan, yaitu Mengembangkan jiwa dagang dan kesejahteraan masyarakat pribumi, Mengembangkan pendidikan dan pengajaran bagi masyarakat pribumi, Memperbaiki citra Islam di kalangan masyarakat luas, Membantu kesulitan yang dialami anggota dalam sektor ekonomi, Mengembangkan eksistensi agama Islam di Indonesia.

BACA JUGA:   PC PERISAI JAKARTA TIMUR DATANGI KANTOR BEA CUKAI PERTANYAKAN INDIKASI MANIPULASI DATA IMPOR

Dalam kesempatan tersebut Chandra juga menegaskan bahwa organisasi syarikat Islam yang memiliki HOS Tjokroaminoto selaku Ikon atau simbol perjuangan anak bangsa saat ini tidak akan masuk dalam konteks politik.

“Kami tetap tunduk dan patuh pada aturan syarikat Islam, oleh karena itu kami akan menjaga nama besar HOS Tjokroaminoto selaku ikon atau simbol perjuangan bangsa dari kepentingan Politik 2024” Tutup Chandra.

sumber: mediaindonesiaraya.co.id

News Feed