by

PC Pemuda Muslimin Indonesia Mempawah, Harap Pemkab Lebih Serius Putus Mata Rantai Penyebaran Covid

Print Friendly, PDF & Email

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH – Menurut data dari Dinkes Mempawah, saat ini total kasus konfirmasi Covid-19 di Mempawah ada 489 kasus konfirmasi Positif Covid-19.

Sehingga data terakhir yang dihimpun oleh Dinkes Mempawah menyatakan bahwa Kabupaten Mempawah sudah masuk ke zona oranye kasus penyebaran Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Pengurus PC Pemuda Muslimin Indonesia (PMI) Kabupaten Mempawah, melalui Agus Maulana, berharap Pemkab dalam artian satgas Covid-19 Kabupaten Mempawah, untuk lebih serius dalam menangani dan memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19 di kabupaten Mempawah.

Menurutnya dengan ditetapkannya zona oranye di Kabupaten Mempawah, artinya masih sangat dikhawatirkan wabah tersebut semakin meningkat di kabupaten Mempawah.

BACA JUGA:   Pemuda Muslimin Mempawah Respon Positif Tiga Raperda yang Disetujui dan Disahkan Menjadi Perda

“Maka dengan ini kami meminta Pemkab lebih serius dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Mempawah,” tegasnya, Jumat 12 Maret 2021.

Lebih lanjut dirinya juga mengatakan, ingin rasanya melaksanakan agenda masyarakat ataupun kegiatan lainnya seperti biasanya yang meriah.

“Mengingat sebentar lagi mendekati bulan puasa Ramadhan, dan sudah setahun juga wabah ini ada, bosan juga rasanya dengan agenda yang sering terhalang, dan ibadah juga ditakutkan menjadi terhalang untuk dilakukan berjamaah (beramai),” terangnya.

BACA JUGA:   Pemuda Muslim Lutra mendukung & mendoakan "luwu utara tetap raih kabupaten layak anak kategori nindya"

Untuk itu juga, dirinya meminta, pengetatan penerapan protokol kesehatan lebih digencarkan lagi.

“Harus lebih digalakkan lagi tentang penerapan protokol kesehatan, jangan dikasih kendor, lakukan lagi penyemprotan disinfektan yang mungkin sekarang sudah tidak lagi dilaksanakan,” tegasnya.

Sebagai pemuda, dirinya juga meminta kepada para pemuda lainnya supaya bisa menjadi pelopor penerapan protokol kesehatan.

“Jadikan diri kita sebagai pelopor penerapan protokol kesehatan, dan kepada masyarakat pada umumnya juga kita harapkan tetap taati protokol kesehatan,” tukasnya. (*)

Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi

sumber: pontianak.tribunnews.com

News Feed