by

Apabila Lembaga Pendidikan Cokroaminoto Tidak Mengajarkan Al-Qur’an Dan Sunnah Rosul Yang Nyata Lebih Baik Dibubarkan Saja

Print Friendly, PDF & Email

Banjarnegara, SoluSI.inf0 –  Dengan berakhirnya masa jabatan kepala MTs. Cokroaminoto Lebakwangi pada tanggal 8 Desember 2020, agar tidak terjadi kekosongan jabatan dilembaga pendidikan tersebut Yayasan segera mengangkat kepala madrasah baru melalui mekanisme sesuai dengan aturan yang berlaku di yayasan, yang kemudian ditindaklanjuti dengan prosesi sertijab.

Diawali iringan doa yang terlantun khusuk dan dilanjutkan dengan pembacaan berita acara sertijab, SK Pemberhentian kepala lama dan SK Pengangkatan kepala baru oleh sekretaris YPI Cokroaminoto Cabang Banjarnegara dan diakhiri dengan penandatanganan berita acara sertijab oleh kedua belah pihak acara berjalan dengan lancar dan hikmat.

Prosesi Sertijab yang digelar diaula MTs. Cokroaminoto Lebakwangi tersebut dihadiri oleh DPC SI Banjarnegara, jajaran pengurus YPI Cokroaminoto Cabang Banjarnegara, Ketua FKGC Kabupaten Banjarnegara, Komite Madrasah, kepala desa Lebakwangi, Kepala SD/MI se-desa Lebakwangi dan tokoh-tokoh penting masyarakat desa Lebakwangi.

Prosesi sertijab kepala madrasah ini dilaksanakan sebagai bentuk perwujudan salah satu program yang tertuang di dalam buku panduan penyelenggaraan pendidikan yang diterbitkan oleh yayasan sekaligus sebagai upaya menertibkan tata administrasi dan tata laksana pengangkatan kepala sekolah/madrasah lembaga pendidikan dilingkungan YPI Cokroaminoto Cabang Banjarnegara.

BACA JUGA:   *Program Salam Radio* Selasa, 22 Juni 2021 Pukul 20.00 - 21.00 WIB Program Salam Lentera Kebajikan

Iswanto selaku kepala madrasah yang kembali dipercaya menakhodai MTs. Cokroaminoto Pagedongan untuk masa jabatan 2021-2025, dalam sambutannya menyampaikan bahwa MTs ini didirikan tahun 1968 sebagai perwujudan keinginan masyarakat untuk memiliki lembaga pendidikan Cokroaminoto yang berbasis Islam yang berasal dari masyarakat dan bermanfaat bagi masyarakat, untuk itu dia mengajak kepada seluruh komponen untuk ikut serta mendukung serta membesarkannya, pinta Iswanto.

Dia juga mengatakan bahwa kedepan akan merintis Cokroaminoto Boarding School (CBS) yang fasilitas sarprasnya sudah dipersiapkan dengan baik dan saat ini telah memiliki fasilitas lapangan olahraga yang menurut KONI Banjarnegara dapat dijadikan sebagai lapangan percontohan.

Kades Lebakwangi Agus Surono memberi ucapan selamat atas terpilihnya kembali Iswanto sebagai kepala yang layak untuk diangkat kembali karena prestasi dan progress yang telah diberikan.

Sekretaris DPC SI Banjarnegara, Mustangin dengan semangat yang luar biasa memberikan arahan dan motivasinya, bahwa lembaga pendidikan ini didirikan oleh kaum Syarikat Islam dengan satu harapan besar agar terwujud kader yang berpedoman pada al-Qur’an dan sunnah rosulillah yang nyata.
Maka apabila ada lembaga pendidikan cokroaminoto yang tidak mengajarkan al-Qur’an dan sunnah rosul yang nyata lebih baik dibubarkan saja, tegas kang Tangin panggilan sehari-hari Sekretaris DPC SI Banjarnegara ini.

BACA JUGA:   *Program Salam Radio* Rabu, 16 Juni 2021 Pukul 06.00 - 06.40 WIB Program Salam Lentera Kebajikan
Sebelumnya juga Ketua YPI Cokroaminoto Cab. Banjarnegara menyerahkan SK Pemberhentian Kepala Mts Cokroaminoto Tribuana-Banjarnegara

Dalam akhir sambutannya dia berpesan kepada kepala yang baru agar menerapkan pengajaran tersebut dengan sebaik-baiknya jika ingin menjadi madrasah yang maju.

Sementara itu Ketua Yayasan, Subur dalam sambutanya mengatakan, sehebat apapun seorang kepala madrasah tidak akan mampu memajukan madrasah sendirian maka perlu didukung oleh seluruh stakeholder dan tokoh-tokoh masyarakat, terang Subur.

Dia juga berpesan agar kepala madrasah yang baru, harus memiliki sikap “Astabrata” yaitu sikap yang didasari filosofi, tanah, air, angin, api, segara, bulan, bumi dan matahari dalam menjalankan kepemimpinanya, sebagaimana yang dipesankan oleh Kresna salah satu tokoh pewayangan yang fenomenal dengan karifannya, sehingga madrasah ini akan menjadi madrasah yang mampu mendidik dengan bijak, tegas tanpa kehilangan kearifan, tambahnya. (Kang Leken/SoluSI)

sumber: solusi.info

News Feed