by

Vakum Belasan Tahun, Yulizar Kasma Pimpin Pemuda Muslimin Indonesia Wilayah Aceh

Print Friendly, PDF & Email

Banda Aceh — Yulizar Kasma terpilih secara aklamasi sebagai
Ketua Pemuda Muslimin Indonesia Wilayah Aceh dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) yang berlangsung Sabtu (06/02/2021).

Muswil yang berlangsung secara virtual (zoom) tersebut diikuti hampir seluruh ketua dan sekretaris cabang (PC) kabupaten/kota di Aceh. Hadir membuka acara Ketua Umum Pimpinan Besar (PB) Pemuda Muslimin Ervan Taufiq Ketua Harian Jhoni Kotto Sekretaris Jenderal Feri Ferdian.

Sementara dari Serikat Islam (SI) hadir Wasekjen DPP Aulia Tahkim yang juga cicit Tjokroaminoto dan Syafruddin Djosan.

Yulizar Kasma yang sebelumnya hanya diberikan mandat untuk menghidupkan kembali Pemuda Muslimin Indonesia oleh pengurus pusat, dipercayakan dan disepakati semua pimpinan cabang dalam Muswil untuk mengemban tampuk kepemimpinan untuk masa jabatan hingga 2026.

Usai menerima mandat sebagai Ketua Wilayah Aceh, Yulizar yang juga kandidat doktor pada Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (USU) mengucapkan terima kasih, karena telah dipercayakan menahkodai Pemuda Muslimin Wilayah Aceh lima tahun ke depan.

Menurut Yulizar, dengan terbentuknya pengurus Pemuda Muslimin Aceh yang baru nanti, ia meminta kepada rekan-rekan pengurus baik di tingkat wilayah maupun cabang saling bahu-membahu dalam berkiprah, agar keberadaan Pemuda Muslimin di Aceh betul-betul dapat dirasakan oleh masyarakat.

BACA JUGA:   Pemuda Muslim Lutra mengucapkan turut berdukacita atas wafatnya Ibu Hj. Diah Pramana Rachmawati Soekarnoputri, S.H., M.H.

“Untuk mewujudkannya, kita di Pemuda Muslimin tentunya perlu kerja keras dan pengabdian untuk dapat memberikan manfaat kepada masyarakat luas,” terangnya.

Yulizar menuturkan, PW Pemuda Muslimin Aceh sudah belasan tahun vakum sehingga untuk menghidupan kembali butuh kerja sama tim yang solid. Bagi Yulizar ini adalah jihad dan dia berharap agar para pengurus juga merasakan hal demikian.

Pada kesempatan tersebut Yulizar mengatakan, sebagai langkah awal kepemimpinan dirinya, ia akan memfokuskan dalam menghidupkan cabang – cabang di seluruh Aceh.

“Insya Allah. Tentu dengan iktikad sebagai jalan dakwah ilmu, amal dan dakwah usaha Ekonomi sesuai dengan arah Serikat Islam di bawah komando Bapak Prof Dr Hamdan Zoelva,” tutur Yulizar.

Sementara Ketua Umum Pimpinan Besar (PB) Pemuda Muslimin Indonesia Ervan Taufiq berharap kedepan agar Pemuda Muslimin ini bukan hanya semata untuk membesarkan orgamisasi, tapi juga meneruskan perjuangan para syuhada dan para pahlawan untuk menegakkan Islam. “Itulah tujuan kita dengan organisasi Pemuda Muslimin Indonesia ini,” katanya.

BACA JUGA:   Pemuda Muslim Mempawah mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Mempawah yang ke-62 tahun

Ervan dalam sambutannya juga mengajak seluruh pemuda Aceh untuk bangkit, dengan membangun generasi muda yang cerdas, hafiz-hafizah sebagai upaya untuk mengisi perjuangan para pahlawan bangsa.

Di menuturkan, jika dulu para pahlawan memerdekakan berjuang dengan cucuran darah maka sudah saatnya generasi Indonesia mengisi kemerdekaan tersebut, jangan sampai darah para syuhada diisi oleh hal-hal yang tidak bermanfaat serta ajaran-ajaran yang menyimpang dari Alquran.

“Tidak penting media apa yang kita pakai dalam Muswil, tapi yang lebih penting adalah esensi dan tindak lanjutnya. Buatlah program kerja, gelorakan masjid-masjid dan wujudkan cita-cita dari tujuan dibentuknya Pemuda Muslimin Indonesia,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Pemuda Muslimin Indonesia merupakan organisasi pemuda dan keagamaan tertua di Indonesia. Organisasi ini didirikan di Yogyakarta pada 25 November 1982 yang diprakarsai oleh H. Agus Salim dan para tokoh-tokoh Partai Syarikat Islam Indonesia yang sekarang menjadi Serikat Islam (SI). [IA]

sumber: infoaceh.net

News Feed