Hamdan Zoelva : Hukum Digunakan untuk Kepentingan Kekuasaan

by admin
1 views

Hajinews.id – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva menilai, negara semakin menunjukan penegakkan hukum hanya untuk kepentingan kekuasaan.

“Sangat khawatir negara hukum yang semakin menunjukkan rule by law bukan rule of law. Rule by law, hukum digunakan untuk kepentingan kekuasaan. Rule of law, hukum digunakan untuk keadilan, hormati HAM dan perlakuan sama di depan hukum,” jelas Zoelva lewat keterangan tertulisnya, Ahad (13/12).

Dia menjelaskan, negara yang semakin jauh dari keadilan. Maka nyawa manusia dirasa tidak berharga.

BACA JUGA:   Keberagaman di Masjid Nurul Hikmah Lombok; Pohon Kurma dari Umat Hindu

“Negara hukum yang semakin jauh dari rule of law. Atas nama hukum dengan mudah nyawa manusia dihabisi. Atas nama hukum siapa pun yang berbeda harus ditangkap. Atas nama hukum keadilan dan perlakuan sama diabaikan. Na’udzubillah,” katanya.

Dia menilai, watak dari negara hukum rule by law itu digunakan oleh penjajah kolonial Belanda pada masa lalu melalui KUHP (wetboek van strafrecht).

Yang mana Belanda menegakan hukum yang secara ketat hanya kepada kaum pribumi dan pejuang.

BACA JUGA:   *Program Salam Radio* Selasa, 7 Desember 2021 Pukul 06.00 - 06.40 WIB *Salam Penyejuk Hati*

“Tidak untuk warga Belanda. Pasal-pasal KUHP sekarang masih peninggalan Belanda itu,” papar dia.

Dia meminta agak penegakan hukum ditegakkan dengan wajah kemanusiaan yang sejati, hukum yang ramah, tidak seram, hukum yang adil, tidak memihak, hukum yang menyenangkan bagi semuanya, sesuai falsafah Pancasila yang kita pegang teguh bersama.

Beberapa waktu lalu, Hamdan Zoelva juga menyayangkan aksi penembakan terhadap 6 anggota FPI di tol Jakarta Cikampek. Dia turut mengucapkan duka cita kepada korban.

sumber: hajinews.id

You may also like

Chat sekarang
Punya Berita Seputar SI? Klik Disini