by

5 Des 2020 Workshop & Peresmian Pemanfaatan Memanen Air Hujan

Print Friendly, PDF & Email

Workshop & Peresmian Pemanfaatan Memanen Air Hujan Memasuki musim penghujan terbersit dalam pikiran kita banjir dan tanah longsor apalagi diberbagai daerah akan mengalami fenomena La Nina sebagai bencana hidrometeorologi. Benarkah kita memaknai air hujan seperti itu? Adalah Sri Wahyuningsih merubah cara pandang tentang air hujan, menurutnya air hujan sangat banyak sekali manfaat untuk kehidupan manusia. Dia merubah air hujan yang kerap dijadikan sebagai sumber bencana menjadi memanen air hujan. Air hujan tersebut diolah melalui proses elektrolisa memisahkan asam dan basa sesuai manfaat yang diperlukan terlebih untuk kesehatan pada tubuh manusia. Selain berguna untuk kesehatan, pemanfaatan air hujan terlebih dimasa pandemi covid-19 dapat untuk meningkatkan imun pada tubuh, handsanitizer, dan desinfektan. Air hujan juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk untuk tanaman. Penasarankan? Sekolah Alam Anak Sholeh, Komunitas Banyu Bening dan SIGAP (Syarikat Islam Tanggap Bencana) menyelenggarakan workshop Memanen Air Hujan ” Mitigasi dan Menumbuhkan Generasi Cerdas Melalui Pemanfaatan Air Hujan ” sekaligus Peresmian Pemanfaatan Memanen Air Hujan, acara tersebut akan dilaksanakan pada : Hari/tanggal : Minggu, 6 Desember 2020 Waktu : Pukul 09.30 – 12.00 WIB Bertempat : Sekolah Alam Anak Sholeh, Perumahan Vila Mutiara Gading 1 Blok H, Kelurahan Setia Asih – Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi. Pemantik : Sri Wahyuningsih ( Founder Komunitas Banyu Bening ) Papang ( Pembina Komunitas Banyu Bening ) Acara luring ini dibatasi hanya 50 peserta dan secara daring dapat disaksikan/didengarkan melalui Salam Radio

BACA JUGA:   15 Jun 2021 Dewi Salon Sanggar Rias Pengantin Asuhan Bu Hj Astrid Menerima Rias Pengantin

News Feed