by

Buntut Keterlibatan TNI dalam Persoalan Habib Rizieq, Mantan Ketua MK ini Beri Sindiran Menohok

Print Friendly, PDF & Email

MANTRA SUKABUMI – Fenomena kedatangan Habib Rizieq menuai pro kontra di kalangan masyarakat. Terlebih usai kegiatan yang dilakukan Habib Rizieq dan simpatisan FPI di Petamburan dan Megamendung yang menyeret beberapa pejabat hingga diminta klarifikasi oleh pihak kepolisian.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Hamdan Zoelva mengomentari dan memberi sindiran terkait permasalahan yang Habib Rizieq Shihab dan menyebutnya bahwa seakan-akan Negara Indonesia sedang dalam situasi darurat.

Bukan tanpa dasar, hal itu lantaran dugaan keterlibatan TNI dalam menyikapi Habib Rizieq hingga turun tangan hanya sekedar menurunkan baliho dan spanduk Habib Rizieq.

Menyikapi permasalahan ini, Hamdan Zoelva menilai bahwa hukum sipil seperti tidak berjalan dengan semestinya.

BACA JUGA:   Hamdan Zoelva: Gugatan PTUN Moeldoko ke Menkumham Tidak Ada Dasar Hukum

Hal itu ditulis Hamdan Zoelva melalui akun twitter pribadinya yang diunggah pada Sabtu, 21 November 2020.

TNI yang langsung turun mengurus HRS telah sangat mengkhawatirkan dan menakutkan, keadaan negara seperti sdh sangat genting berada dalam keadaan darurat. Hukum sipil seperti sudah tidak berjalan,” jelas Hamdan Zoelva sebagaimana dikutip mantrasukabumi.com dari unggahan akun Twitter @hamdanzoelva pada Minggu, 22 November 2020.

Hamdan juga mengajak kepada semua pihak untuk kembali fokus dalam penaggulangan Covid-19.

Lebih lanjut ia menegaskan bahwa keselamatan rakyat harus menjadi prioritas utama diatas kepentingan politik.

BACA JUGA:   Syarief Hidayatullah Terpilih Ketum PB GPMI Melalui Munas

“Mari kita kembali fokus mengatasi Covid19 dan tinggalkan dulu kepentingan politik. Keselamatan rakyat banyak harus diutamakan di atas kepentingan politik sesaat,” tegasnya.

Selain permasalahan Covid-19 yang tak kunjung usai, Hamdan juga menyinggung soal tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia.

Ia juga mewanti-wanti kepada pemerintah supaya tidak mengacuhkan urusan ekonomi, hal ini karena urusan politik dianggap Hamdan sebagai urusan yang lebih sederhana.

“Kita juga sedang menghadapi tantangan ekonomi yang luar biasa. Jangan sampai urusan ekonomi terbengkalai karena urusan politik yang seharusnya dapat diselesaikan secara lebih sederhana,” jelas Hamdan Zoelva.**

Editor: Abdullah Mu’min

sumber: mantrasukabumi.pikiran-rakyat.com

News Feed