by

5 Pahlawan Nasional Ini Diabadikan Kisah Hidupnya Lewat Film

Print Friendly, PDF & Email

Jakarta, IDN Times – Indonesia memiliki banyak pahlawan nasional yang telah berjasa dalam proses kemerdekaan Indonesia. Masing-masing pahlawan nasional memiliki kisah yang menginspirasi dalam kehidupannya. Tak heran jika kehidupan mereka diadaptasi dalam sebuah cerita dan film.

Sejumlah film mencuplik perjuangan, kegigihan, dan semangat pahlawan nasional dalam merebut kemerdekaan. Alur kehidupan pribadi mereka pun tak luput menjadi alur cerita yang kemudian melahirkan inspirasi dan motivasi untuk masyarakat Indonesia.

Apa saja film tentang pahlawan nasional yang sudah dirilis? Berikut lima judul yang wajib kamu tonton untuk mengenang pahlawan nasional Indonesia.

1. Soekarno (2013)

5 Pahlawan Nasional Ini Diabadikan Kisah Hidupnya Lewat FilmSoekarno: Indonesia Merdeka (2013)

Film yang sempat menjadi kontroversi ini disutradarai oleh Hanung Bramantyo dan dibintangi oleh Aario Bayu sebagai sang proklamator. Film Soekarno berkisah tentang masa kecil Presiden pertama RI yang bernama Kusno, mulai dari masa remajanya, kisah cinta, hingga saat memperjuangkan kemerdekaan bangsa.

Dalam film produksi Dapur Film dan MVP Pictures ini juga ditampilkan pidato-pidato Soekarno yang membakar semangat nasionalisme, masa-masa pengasingan hingga detik-detik proklamasi kemerdekaan Iindonesia yang membuat haru.

2. Guru Bangsa Tjokroaminoto (2015)

5 Pahlawan Nasional Ini Diabadikan Kisah Hidupnya Lewat Filmhttp://www.muvila.com

Guru Bangsa Tjokroaminoto berkisah tentang Haji Oemar Said (HOS) Tjokroaminoto yang memiliki andil besar pada masa awal kemerdekaan Indonesia. Dalam film ini diperlihatkan Tjokroaminoto yang menyadarkan masyarakat untuk merebut kemerdekaan Indonesia.

BACA JUGA:   Mengenang Sosok Pahlawan Bangsa Lewat Film Biografi Terkemuka

Kala itu, pendidikan masih minim, rakyat miskin di mana-mana dan tidak ada sekolah untuk rakyat. Tjokroaminoto pun mendirikan organisasi Serekat Islam untuk melakukan aksi dan sosialisasi yang tujuannya mengajak masyarakat terlibat dalam usaha kemerdekaan.

Guru Bangsa Tjokroaminoto dibintangi oleh Reza Rahardian (Tjokroaminoto), Chelsea Islan (Stella), Alex Abbad (Abdullah), Putri Ayudya (Soeharsikin), Maia Estianty (Mrs. Mangoenkoesoemo), dan artis lainnya.

3. Jenderal Soedirman (2015)

5 Pahlawan Nasional Ini Diabadikan Kisah Hidupnya Lewat FilmJenderal Soedirman (2015)/ uc.ac.id

Film garapan Viva Westi ini berkisah tentang Jenderal Soedirman yang diperankan oleh Adipati Dolken. Kisah ini menceritakan tentang Jenderal Soedirman yang melawaan Belanda secara gerilya meski sedang sakit paru-paru.

Film Jenderal Soedirman juga memperlihatkan taktik dan strategi perjuangan Jenderal Soedirman yang membuat Belanda kehabisan logistik dan waktu. Dia juga bersembunyi di balik hutan-hutan Jawa untuk melakukan penyerangan.

4. Kartini (2017)

5 Pahlawan Nasional Ini Diabadikan Kisah Hidupnya Lewat FilmKartini (2017)/imdb.com

Film arahan Hanung Bramantyo ini merupakan biografi dari RA Kartini yang mengupayakan kesetaraan hak untuk perempuan khususnya di bidang sosial dan pendidikan.

BACA JUGA:   Sarekat Islam Bandung Dilarang Ikut Campur Urusan Masjid

Kartini yang dibintangi Dian Sastro Wardoyo tumbuh dengan menyaksikan ibu kandungnya, Ngasirah, terbuang di rumahnya sendiri. Kartini merupakan keturunan ningrat sehingga berkesempatan mengenyam pendidikan.

Dia kemudian menulis surat-surat dalam upaya menyediakan lapangan kerjadan kesetaraan bagi perempuan di Jepara. Selain Dian Sastro, film ini juga dibintangi oleh Acha Sepriasa serta Ayushita.

5. Wage (2017)

5 Pahlawan Nasional Ini Diabadikan Kisah Hidupnya Lewat FilmWage (2017)/ Twitter @FilmWage

Wage merupakan film biografi dari pencipta lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, Wage Rudolf Soepratman yang dirilis pada 2017. Lagu ini pertama kali dikumandangkan pada 28 Oktober 1928 dalam Kongres Pemuda II atau yang dikenal dengan Sumpah Pemuda.

Dalam pembuatannya, lagu Indonesia Raya merupakan perwujudan dari bangkitnya kesadaran pemuda-pemuda Indonesia dalam melawan penjajah. Semangat itulah yang membuat Wage berani meninggalkan segala kemewahan yang didapatkan di Makassar dan kembali ke tanah Jawa.

Wage kemudian aktif dalam pergerakan kemerdekaan dan menjadi jurnalis sebagai penyambung suara rakyat. Film ini juga memperlihatkan Wage yang merasakan ditahan oleh Belanda karena terlalu vocal dan hingga akhir hayatnya saat menderita penyakit paru-paru.

sumber: idntimes.com

News Feed