by

Pidato Sambutan Hari Pahlawan 10 Nopember 2020, Ketua Umum PB Pemuda Muslim Indonesia

Print Friendly, PDF & Email

Pidato Hari Pahlawan

Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamu’alaikum Wr Wb,

Allohu Akbar!, Allohu Akbar! Allohu Akbar!

Merdeka!!!

Segala puji hanyalah bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala semata. Kami se-nantiasa memuji-Nya, memohon pertolongan serta meminta ampunan kepada-Nya. Kami memohon perlindungan kepada-Nya dari kejahatan yang dibisikkan oleh jiwa-jiwa kami, serta dari keburukan amal perbuatan kami. Barangsiapa yang Allah berikan hidayah, niscaya tiada satu orang pun yang dapat menyesatkannya, dan barangsiapa yang disesatkan-Nya, niscaya tiada seorang pun yang dapat memberinya hidayah.

Aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang ber-hak diibadahi dengan benar selain Allah Subhanahu wa Ta’ala semata, tiada sekutu baginya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam adalah seorang hamba dan utusan-Nya. Shalawat dan salam semoga tercurah atas junjungan kita Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, atas segenap keluarga serta seluruh sahabat beliau.

Amma ba’du

Saudaraku Seiman, Sebangsa dan Senegara

Islam memberikan pelajaran kepada kita bahwa salah cara untuk mensyukuri nikmat Allah adalah dengan berterima kasih kepada manusia yang menjadi perantara sampainya nikmat Allah kepada kita. Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

“Orang yang tidak berterima kasih kepada manusia, berarti ia tidak bersyukur kepada Allah” (HR. Tirmidzi no.2081, ia berkata: “Hadits ini hasan shahih”)

Selaku anak bangsa yang berbudi, yang terlahir dalam suasana yang bebas dan merdeka dari kekangan, kungkungan, dan belenggu penjajah, dengan menghirup udara yang segar, bebas, penuh dengan berbagai peluang dan kesempatan untuk berkreasi dan berkarya di nusantara tercinta ini, sudah sepantasnya kita berterima kasih kepada para pahlawan bangsa yang dengan ikhlas, rela dan suci hati berani mengorbankan harta, raga bahkan nyawa nya untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan RI.

Hari ini kita seluruh bangsa dan negara Republik Indonesia sejenak menundukan kepala, berdo’a kepada Alloh Swt tuhan Yang Maha Esa, Tuhan Yang maha Kuasa, untuk mendo’akan seluruh pahlawan bangsa dan negara yang gugur dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan yangsangat berharga ini. Mereka berjuang, berkorban tidaklah mengharapkan imbal jasa, akan tetapi semua didorong oleh spirit illahiah Bahwa tidak boleh Mahluk tunduk kepada mahluk yang lain dan sebuah tekad besar ingin Merdeka. Dengan kedua modal tersebut, para pejuang yang kalah jumlah, kalah teknologi persenjataan, namun tak menyurutkan perjuangan tuk berjibaku di medan pertempuran, hingga akhirnya banyak yang jadi korban.

Untuk mengenang, menghargai semua pengorbanan para pahlawan, sudah sepantasanya kita mengisi nikmat kemerdekaan ini sesuai dengan kehendak yang memberi kemerdekaan Alloh Swt dan pahlawan yang berjuang, dengan cara berkarya, menyingsingkan tangan, berkarya memberikan yang terbaik yang kita mampu  dan bisa. Marilah kita senantiasa berfikir seperti para pahlawan kita, yang senantiasa memikirkan APA YANG BISA KUBERIKAN UNTUK BANGSA DAN NEGARA, bukan sebaliknya berfikir APA YANG SUDAH DIBERIKAN BANGSA DAN NEGARA PADAKU. Karena sejatinya Islam memberikan sebuah ajaran, BAHWA TANGAN DIATAS (YANG MEMBERI) lebih baik dari pada TANGAN DIBAWAH (Yang menerima).

Saat ini di tengah Bangsa dan Negara masih kondisi Pandemik Covid 19 yang berimbas pada resesi Ekonomi, kita selaku anak bangsa ditunggu kehadiran dan kontribusi nyata nya untuk bisa bahu membahu bersinergi dan berkolaborasi Bersama sama berjuang keluar dari situasi pandemic ini dengan cara meningkatkan iman kita kepada Alloh swt, menjaga imun tubuh, menjaga jarak, sering cuci tangan dan menerapkan kebiasaan hidup baru guna memutus penyebaran virus covid 19. Selain itu kita juga dituntut bekerja, berkarya dan berkreasi lebih keras lagi terutama dalam bidang ekonomi, yang saat ini sangat dimungkinkan dengan pesatnya teknologi digital, yang memberikan kesempatan yang luas kepada seluruh anak bangsa untuk bisa terjun kedalam dunia bisnis, sehingga diharapkan selain mampu memenuhi kebutuhan ekonomi sendiri dan keluarganya, juga bisa menyerap tenaga kerja orang orang sekitarnya, yang saat ini banyak terdampak karena PHK dan ekonomi yang stagnan.

Jika dulu di masa perjuangan kemerdekaan ibu pertiwi membutuhkan kaum muda yang siap mengorbankan, waktu, tenaga, pikiran, jiwa dan raga bahkan nyawa untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan, maka pada saat ini Ibu pertiwi kembali memanggil kaum muda bangsa Indonesia untuk mau keluar dari zona nyaman nya, siap memberikan energi besarnya, bersusah payah membangun usaha di berbagai bidang yang tentunya akan memberikan multiplier effect yang luar bias ajika semua generasi muda termasuk kader kader pemuda muslim mampu membangun bisnis di daerah nya masing masing, hingga bukan hanya membangun diri dan keluarganya tapi juga masyarakat sekitarnya..

Ayooooooo Sudah saatnya kita berdaya!

Sudah saatnya kita berdaulat dan mandiri secara ekonomi,

Sudah saatnya kita mapan dan mampu berdiri tegak diatas kaki sendiri,

Semoga Alloh Swt senantiasa memberkahi dan melindungi kita semua,

Allahu Akbar! Allohu Akbar! Allohu Akbar!

Merdeka! Merdeka! Merdeka!

 

Billahi fie Sabilil haq.

Wassalamu’alaikum wr wb,

PIMPINAN BESAR PEMUDA MUSLIM INDONESIA

 

Ervan Taufiq

Ketua Umum

sumber: pbpemudamuslimindonesia.blogspot.com

BACA JUGA:   Pemuda Muslim Cianjur Mengutuk Keras Aksi Kebrutalan Zionis Israel atas Palestina

News Feed