by

Penolakan terhadap UU Omnibuslaw Cilaka ada di kota Depok, Mahasiswa dan Pemuda Geruduk DPRD Depok

Print Friendly, PDF & Email

Depok – Gabungan Pemuda, Mahasiswa dan Aktivis, berunjuk rasa di Gedung DPRD Kota Depok, Kamis (8/9/2020), meminta agar seluruh Anggota DPRD ikut bersuara mendesak Pemerintah Pusat membatalkan Undang-undang Omnibus Law.

Pengesahan Undang-undang Omnibus law RUU Cipta Kerja oleh Pemerintah dan DPR RI dianggap mengecewakan Masyarakat, Mahasiswa, Buruh, dan Pemuda, karena pasal-pasal yang terdapat di dalamnya berpotensi merugikan kaum buruh dan memungkinkan pengespotasian pengelolaan sumber daya alam, serta memanjakan kaum pemilik modal.

“Masyarakat Indonesia dilanda Pandemi Covid-19 yang saat ini konsentrasi pemerintah masih kurang , malah menambah beban masyarakat dengan mengesahkan undang-undang Omnibus law. Maka kehadiran kami hari ini mewakili semua elemen masyarakat bahwa Rakyat tidaklah menerima disahkannya undang-undang Omnibus law cipta kerja itu. Sehingga kami meminta kepada DPRD kota Depok untuk ikut bersuara untuk mewakili Rakyat,”tegas Koordinator Aksi, Eliadda Daeli dan Iqbal Fauzan.

BACA JUGA:   Pimpinan Wilayah Pertahanan Ideologi Sarekat Islam (PERISAI) Kaltim mengucapkan selamat Idul Adha 1442 H
Saat Aksi depan kantor DPRD Kota Depok

Ketua DPRD Kota Depok dari Partai PKS, TM Yusufsyah Putra, mendukung penuh aksi yang dilakukan terhadap penolakan UU Omnibus Law Cipta kerja, dimana lahirnya undang-undang yang seharusnya memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat, namun yang terjadi justru banyak elemen Masyarakat menolak adanya undang-undang tersebut, karena dianggap merugikan.

saat aundensi dengan ketua DPRD Kota Depok

“Saya secara pribadi mendukung aksi yang dilakukan terhadap undang-undang Omnibuslaw ini, oleh karena undang-undang yang seharusnya membuat kenyamanan dan sebagai payung hukum masyarakat, malah memberatkan, kami berjanji akan menyampaikan aspirasi ini kepada pemerintah pusat untuk mengeluarkan Perppu,”ujar Yusuf Syahputra, di dampingi anggota DPRD Khairullah dan Suparyono, saat dialog di depan para peserta perwakilan aksi.

BACA JUGA:   Sekretaris jenderal PP PERISAI mengucapkan Dirgahayu HUT Bhayangkara ke-75

Aksi tersebut dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Islam(HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Pemuda Islam Indonesia ( GPII), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila (PP), Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (SEPMI), Koprs Mahasiswa Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII), Pertahanan Ideologi Sarekat Islam (PERISAI), Ikatan Keluarga Mahasiswa Depok (IKMD) Gerakan Mahasiswa Peduli Bangsa (GMPB), Gerakan pemuda mengajar indonesia (GPMI) Kota Depok, dan Aktivis Peduli Rakyat ( ASPERA). (*)

sumber: redaksisenayan.com

News Feed