by

Aliansi Pemuda Bergerak membentuk Satgas Omnibus Law dalam upaya advokasi pengajuan Judicial Review di Mahkamah Konstitusi

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

Aliansi Pemuda Bergerak (DPP SEMMI, PP KAMMI, PB Pemuda Muslim, PB HMI MPO, PP HIMA PERSIS, GP Al-Washliyah, PP JPRMI, PP Pemuda Hidayatullah), Menyatakan Sikap:
1. Menuntut kepada seluruh Anggota DPR yang menyetujui UU Omnibuslaw Ciptakerja untuk mundur karena sudah mengkhianati amanah rakyat.
2. Mendesak kepada partai politik untuk bertaubat nasional dan meminta maaf atas pengkhianatan kepada kehendak berbagai elemen masyarakat yang menolak UU Omnibus Law cluster Cipta Kerja.
3. Menuntut kepada Presiden Ir. Joko Widodo mengeluarkan PERPPU untuk pencabutan UU Omnibus Law Cipta Kerja dan meminta maaf kepada semua rakyat Indonesia.
4. Menuntut transparansi dari Pemerintah Pusat terhadap kejanggalan dan persekongkolan dalam pembahasan RUU Omnibus Law cluster Cipta Kerja menjadi Undang-Undang yang terkesan terburu-buru.
Untuk melanjutkan perlawanan parlemen jalanan, Aliansi Pemuda Bergerak saat ini sedang membentuk Satgas Omnibus Law dalam upaya advokasi pengajuan Judicial Review di Mahkamah Konstitusi. Selanjutnya, siaran pers ini dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Jakarta, 7 Oktober 2020
PB HMI MPO
DPP SEMMI
PP KAMMI
PB PII
PP HIMA PERSIS
PB Pemuda Muslim
GP Al-Washliyah
PP JPRMI
PP Pemuda Hidayatullah
sumber: facebook.com/pmicianjur.oke
BACA JUGA:   Pemuda Muslim Riau mengucapkan Selamat Milad ke-115 Tahun Syarikat Islam

News Feed