by

SEMMI Cab Langsa: Perhelatan Musik DJ di Salah Satu Cafe Mencoreng Nama Kota Langsa

Print Friendly, PDF & Email

RadarKotaNews, Aceh – Ketua umum Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cab Langsa, Wahyu Ramadana menilai perhelatan musik Dj yang dilakukan pada jumat malam (25/09) tersebut telah mencoreng status kota langsa sebagai kota dengan rujukan syariat islam untuk Kabupaten/kota yang ada di aceh dimana dalam perhelatan musik dj tersebut dilakukan didepan umum dan perempuan yang bertindak sebagai dj tanpa mengenakan jilbab dan pakaian tidak sopan.

“Hal ini tentu ini sangat mencoreng nama kota langsa,” kata Wahyu Ramadana dalam siaran pers yang disampaikan kepada awak media, Ahad (27/9/2020)

BACA JUGA:   Kolaborasi Vaksinasi Bareng HMI dan SEMMI, Kapolri Optimis Herd Immunity Terbentuk di Agustus-September

Lebih lanjut, sambung Wahyu, kita juga ketahui kota langsa dalam beberapa waktu ini juga tengah mengalami problem yang cukup serius dimana angka positif covid-19 terus meningkat dan pastinya untuk menghentikan angka penyebaran covid-19 ini kita harus bersama sama untuk dapat mematuhi protokol kesehatan

Namun kata di, sangat disayangkan jika salah satu cafe ternama di kota langsa melakukan aktivitas sedemikian rupa ditengah tengah wabah yang semakin merajalela di kota tercinta kita ini. Oleh karena itu, wahyu mengajak kepada seluruh warga kota langsa agar dapat mematuhi protokol kesehatan dan mengajak masyarakat kota langsa agar dapat mencerminkan masyarakat yang bersyariat.

BACA JUGA:   Surat undangan debat terbuka PB SEMMI kepada Koordinator PPKM Darurat, Luhut Pandjaitan

Terakhir Wahyu berharap agar pihak terkait segera merespon dan melakukan tindakan kepada pemilik cafe agar hal serupa tidak terulang kembali di kota langsa

“Kami berharap agar masyarakat kota langsa dapat mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran covid-19,” pesan Wahyu. (fy)

sumber: radarkotanews.com

News Feed