by

PJU Belum Terpasang Semua, Ketum PC SEMMI Aceh Singkil Minta Pemkab Segera Intruksikan Dinas Terkait

Print Friendly, PDF & Email

Aceh Singkil – Beberapa ruas jalan Pemkab Aceh Singkil belum terpasang lampu penerangan jalan umum (PJU), dan ditakutkan pada malam hari ada yang manfaatkan untuk melakukan kejahatan. Senin, 24/08.

PC SEMMI Aceh Singkil prihatin dan khawatir terhadap permasalahan lampu penerangan yang belum terpasang. Dan beredar isu tengah masyarakat, jalanan yang belum terpasang lampu penerangan ada yang memanfaatkan untuk tindakan kejahatan atau kriminal.

Ketua Umum Pengurus Cabang Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Kabupaten Aceh Singkil, Rosnida Sari menyampaikan permasalahan penerangan lampu jalan umum secepatnya Pemkab Aceh Singkil atau dinas terkait turun tangan dan tinjau langsung, ini demi keamanan masyarakat.

BACA JUGA:   Keluarga besar SESMI turut duka cita atas atas wafatnya ulama kita KH. Tengku Zulkarnain

“Kami minta Pemkab turun ke lapangan langsung dan lihat langsung ke TKP. Pada malam hari masyarakat resah melewati jalan yang gelap gulita,” Ujar Rosnida kepada Koranindependen.co

Ada beberapa ruas jalan yang belum terpasang lampu seperti jalan ke desa sebatang, gunung meriah, lipat kajang dan simpang kanan dan juga ada beberapa ruas jalan lainnya.

Dan juga akses jalan menuju rumah Bupati juga belum terpasang PJU dan akses jalannya juga rusak.

“Permasalahan ini perlu perhatian dari Pemkab Aceh Singkil, jangan hanya di jalan raya aja di percantik dengan lampu bunga, itupun kita lihat lampu juga banyak yang udah mati” Ujar Rosnida Sari

BACA JUGA:   Ketua bidang ekonomi PB SEMMI mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H

Ia menambahkan selama ini Pemkab sangat kurang dalam memperhatikan kondisi jalan yang minim lampu  penerangan jalan umum (PJU). Makanya, PC SEMMI Aceh Singkil berharap untuk secepatnya Pemkab tanggulangi masalah ini, jangan sampai ada jatuh korban nanti.

“Terkait masalah Lampu penerangan jalan umum secepatnya kita berharap agar di tanggulangi secepatnya, bila ada yang mati total segera di perbaiki, demi keamanan.

Jangan sampai ada korban” Tutup Rosnida Sari yang juga aktivis perempuan Aceh Singkil. (Ade Firman)

sumber: koranindependen.co

News Feed