by

Negara Timur Tengah Negara Pertama Yang Mengakui Kedaulat dan Kemerdekaan Indonesia

Print Friendly, PDF & Email

MEDIA PAKUAN-Indonesia sudah merasakan merdeka tepat merayakan HUT yang ke-75.Namun ada sejarah dibalik kemerdekaan tentang beberapa negara yang berjasa terkait kedaulatan dan kemerdekaan RI.

lebih lanjut mengenai jasa-jasa negara Timur Tengah, ada kutipan menarik dari Soekarno (1965) yang patut direnungi, “Hanja bangsa Jang tahu menghargai pahlawan-pahlawannja, dapat mendjadi bangsa Jang besar.Karena itu, hargailah pahlawan-pahlawan kita.”
Dikutip dari sejarah perjuangan RI.

Belanda yang menjajah Indonesia baru mengakui dan menyerahkan kedaulatan kepada Republik Indonesia pada 27 Desember 1949. Saat itu akta penyerahan dan pengakuan kedaulatan ditandatangani Ratu Juliana melalui sebuah upacara di istana kerajaan di Amsterdam, Belanda.

Usai pengakuan kedaulatan, tokoh diplomasi Indonesia sekaligus Menteri Muda Luar Negeri, Haji Agus Salim, berkunjung ke Kairo Mesir, pada 1947. Indonesia dan Mesir memulai penetapan hubungan persahabatan antara kedua negara. Meski, saat itu Duta Besar Belanda di Mesir memprotes sikap Kairo yang mendukung kemerdekaan Indonesia.

Berikut ini secara berturut-turut data tentang negaranegara Timur Tengah yang memberikan pengakuan berdirinya negara Indonesia: Pertama, Mesir (1 Juni 1947). Kedua, Lebanon (29 Juni 1947). Ketiga, Suriah (2 Juli 1947). Keempat, Irak (16 Juli 1947). Kelima, Afganistan (23 September 1947). Keenam, Saudi Arabia (24 November 1947). Baru kemudian di susul dengan upaya delegasi ke negara lain.

BACA JUGA:   Program Salam Radio Kamis, 19 Agustus 2021 Pukul 16.00 - 16.40 WIB Program Salam Satu Hati

Mesir
Mesir mengakui kemerdekaan Indonesia pada tahun 1946, sebelum disusul negaranegara lain. Mesir mendorong Liga Arab yang beranggotakan negaranegara seperti Arab Saudi dan Irak agar bersedia memberikan pengakuan bahwa ada sebuah negara baru di Asia yang berdiri pada setahun sebelumnya.

Afganistan
Negara non-Arab lain yang mengakui Indonesia sebagai negara pada awal kemerdekaan adalah Afganistan. Pernyataan bahwa bekas jajahan Belanda dan Jepang telah bebas disampaikan pada 1947. Ini tidak berjarak terlalu lama setelah pengakuan oleh Mesir.

Melalui bukunya yang berjudul Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri, Zein Hassan menulis bahwa sikap Afganistan itu diberitakan koran Al-Ahram. Di dalamnya dikabarkan Kairo mengirim kawat ke Duta Besar Afganistan di Washington DC, Amerika Serikat. Isinya adalah pesan untuk disampaikan kepada Sutan Sjahrir terkait pengakuan itu.

BACA JUGA:   *Program Salam Radio* Rabu, 1 September 2021 Pukul 20.00 - 21.00 WIB Program Salam Lentera Kebajikan

Sebenarnya Palestina belum terbentuk saat Indonesia memproklamirkan kemerdekaan. Palestina baru dideklarasikan merdeka oleh Yasser Arafat pada tahun 1988.

secara global bagaimana delegasi Indonesia yang dipimpin Haji Agus Salim –yang ketika itu menjadi Menteri Muda Luar Negeri– mendapatkan sukses gemilang untuk mendapat pengakuan negaranegara Timur Tengah. Dalam buku “Seratus Tahun Haji Agus Salim” (1984: 134-136) ada kronologi singkat yang menggambarkan proses pengutusan delegasi hingga mendapat pengakuan dari negara Timur Tengah.

Pada bab yang berjudul “Surat Duta RI di Kairo” dijelaskan bahwa pada tahun 1947, Konsul Jendral Mesir yang ada di Bombay (Mohammad Abdul Moneem/Mun’im) –mewakili Liga Arab—berhasil sampai ke Yogyakarta dengan menyelundup sebagai utusan untuk menyampaikan pengakuan atas Republik Indonesia yang disepakati dalam dewan Liga Arab 18 November 1946.***

sumber: mediapakuan.pikiran-rakyat.com

News Feed