by

Sinopsis Guru Bangsa Tjokroaminoto, Upaya Mengusir Penjajah Belanda

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

JAKARTA – Film Guru Bangsa Tjokroaminoto merupakan film garapan sutradara Garin Nugroho, yang menceritakan biografi dari seorang guru bangsa Oemar Said Tjokroaminoto. Diperankan oleh Reza Rahardian sebagai pemeran utama, film ini mendapatkan respons positif dari para penontonnya.

Pak Tjokro (Reza Rahardian), seorang bangsawan Jawa, lahir di Madiun, Jawa Timur pada tahun 1882. Sedari kecil, Tjokro dididik kakeknya dengan berbagai macam cerita perjuangan dan paham-paham Islami

Saat menginjak dewasa, orang tuanya menginginkan ia bekerja pada Belanda karena ayahnya pernah menjabat menjadi pegawai kolonial. Namun, dari Tjokro kecil sudah bersikap kritis. Dia menolak bekerja dengan kaum penjajah.

BACA JUGA:   Pak Tjokro, Yogyakarta, dan Kebudayaan Jawa

Guru Bangsa Tjokroaminoto.

Saat ke Semarang, Tjokro bertemu dengan tokoh bernama Ibrahim (Egi Fedly) yang menginformasikan bahwa, jika ingin belajar banyak mengenai realitas sosial rakyat kecil, Tjokro harus datang ke Surabaya.

Tiba di Surabaya, dia disambut hangat oleh banyak tokoh daerah di sana. Tjokro pun diajak melihat banyak buruh yang dipekerjakan paksa oleh Belanda. Dia lantas berpikir, bagaimana jika para tokoh daerah ini bekerja sama dengannya membentuk organisasi dagang yang besar.

Awalnya di Surabaya akan dibuat organisasi besar bernama SDI (Sarekat Dagang Islam) yang sebelumnya sudah dibentuk oleh Haji Samanhoedi di Solo. Utusan Samanhoedi ingin mengambil seorang tokoh penting yang nantinya akan dipilih menjadi pemimpin SDI di Surabaya. Hasilnya, Tjokro terpilih berdasarkan musyawarah.

BACA JUGA:   Sambut HUT RI Ke-75, Ini 5 Film Indonesia yang Cocok Ditonton Keluarga

Pada tahun 1912, SDI berubah menjadi SI (Sarekat Islam), jangkauannya diperluas Tjokro banyak melakukan orasi mengenai kesejahteraan rakyat pribumi. Dalam beberapa bulan, setelah ia gencar melakukan orasi dan kongres, anggota SI akhirnya bertambah sekitar dua juta orang.

Anggotanya bukan hanya dari kalangan atas, namun wong cilik. Bagaimanakah kelanjutan perjuangan Tjokro melawan para kolonial Belanda?

Rating IMDb: 7.3/10 dari 92 penilai.

sumber: okezone.com

News Feed