by

3 Bisnis Moncer di Tengah Pandemi Versi Sandiaga Uno

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

Jakarta – Pandemi COVID-19 langsung telah melemahkan perekonomian global, termasuk Indonesia. Berbagai bisnis ikut terdampak. Namun, menurut Sandiaga Uno ada sejumlah bisnis yang moncer selama masa pandemi ini.

Pertama digitalisasi, bagaimana digitalisasi ini bukan lagi disrupsi, tapi menjadi satu akselerasi adaptasi masyarakat terhadap kehidupan masa COVID-19,” kata Sandi dalam teleconference Seremoni Penerjunan KKN Muhammadiyah Mengajar 2020 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, dalam keterangan tertulis, Kamis (30/7/2020).

Kedua adalah bisnis kesehatan. Sebab semakin banyak orang yang peduli akan gaya hidup sehat seperti boomingnya sepeda saat ini, sehingga semakin banyak orang menggunakan sepeda ketimbang naik kendaraan umum.

“Ini menunjukkan bahwa konsekuensi adopsi tren masyarakat ingin hidup sehat,” jelas pria yang beken disapa Sandi itu.

“Sehingga bisnis yang berkaitan dengan penyimpanan sesuatu, terutama data konten dan sebagainya menurutnya menjadi sangat prospektif ke depannya,” sambungnya.Ketiga, berkaitan dengan data revolusi, karena sekarang seluruh aspek terkait dengan virtual menjadi data yang harus disimpan di penyimpanan digital atau cloud storage.

Sementara produk-produk yang sangat diminati berkaitan dengan kesehatan dan kebutuhan primer, seperti sarung tangan, alat dapur, obat-obatan, beras, buah-buahan, susu, dan alat olahraga.

Lalu, bagaimana dengan bisnis lain yang terdampak Corona? Menurut Sandi yang paling penting itu adalah menjaga optimisme dan jangan sekalipun terpikir untuk menyerah. Sebab, menurutnya terdapat sejumlah peluang usaha di tengah segala keterbatasan yang dihadapi saat ini.

“Kuncinya Innovation fast. Pada masa pademik ini bagaimana kita berinovasi secara cepat dan mampu untuk menjawab tantangan yang kita hadapi. Apalagi yang kita lihat sekarang, semakin hari semakin banyak dari bisnis dan UMKM yang mengalami kesulitan yang diakibatkan permintaan menurun dan penyusuaian adaptasi pada COVID-19 ini,” tambah mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

Inovasi tersebut diungkapkan Sandi harus hadir pada setiap langkah para enterpreneur. Bukan pada masa pandemi saja, dalam kondisi apapun entrepreneur harus selalu dapat berpikir cepat dan berinovasi.

“Inovation fast yang dimaksud ini bisa juga di sebut fathanah, amanah, sidiq, dan tabligh, ini adalah kesempatan kita juga di tengah pandemik COVID-19 untuk memperkuat sisi spritual,” tutur Sandi

sumber: detik.com

News Feed