by

Diluncurkan, Lembaga Salam Halal Pastikan Pelaksanaan Jaminan Produk Halal

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email
Penandatanganan dilakukan oleh Dr. Hamdan Zoelva, ketua umum LT/ PP Syarikat Islam dan Prof. Sukoso, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama, Rabu, 29 Juli 2020 di Kantor Dagang Syarikat Islam di Jl. Proklamasi No. 53 Jakarta Pusat. (Foto: istimewa)
Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com – Ketua umum LT/ PP Syarikat Islam Hamdan Zoelva meluncurkan Lembaga Halal Syarikat Islam yang disingkat dengan Salam Halal. Berdiri dengan SK No. 031/SKEP/PP-LT/SI/I/2020 tanggal 17 Januari 2020, Salam Halal bergerak dalam memastikan pelaksanaan jaminan produk halal (JPH), utamanya bagi kaum Syarikat Islam.

Melakukan proses sertifikasi halal sepanjang yang ditentukan oleh UU, sosialisasi sertifikasi produk halal, pendampingan KUKM dalam sertifikasi halal, pendidikan dan pelatihan tenaga auditor dan supervisor halal, sosialisasi dan promosi konsumsi produk yang halal dan thoyyib serta pengkajian proses kehalalan produk.

BACA JUGA:   17 September 2020 Program Salam Lentera Kebajikan Jelang Majelis Tahkim 41 Syarikat Islam Bersama Ir. H. Achmad Farial

Hamdan Zoelva menyatakan UU JPH merupakan harapan ummat Islam di Indonesia sejak lama. Untuk pelaksanaannya tidak mudah, karena banyak dan rumit sekali prosesnya. Untuk itu tidak mungkin dikelola oleh satu lembaga. Untuk itu Syarikat Islam bersama dengan BPJPH dan ormas-ormas Islam lainnya siap membantu menegakkan jaminan produk halal.

“Syarikat Islam melihat bahwa pendirian LPH haruslah dipercepat prosesnya. LPH yang berdiri harus memiliki tanggungjawab yang tinggi dalam memeriksa kehalalan suatu produk. Bagi LPH yang melakukan kelalaian dalam melakukan pemeriksaan kehalalan sebuah produk harus diberi sanksi administratif dan bila ada kesengajaan dalam kelalaian itu, harus dipidana,” kata Hamdan Zoelva dalam keterangannya, Rabu (29/7/2020).

Sementara itu Prof. Sukoso, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Kementerian Agama menyatakan jaminan produk halal menjadi kebutuhan Indonesia sebagai negara yang berpenduduk mayoritas Islam. Apalagi mengingat saat ini hubungan perdagangan antar negara sangat terbuka, dimana arus barang dan jasa antar negara sangat terbuka, untuk itu perlu jaminan produk halal.

BACA JUGA:   Paska Penetapan Hendra Cipta, Syarikat Islam Sumut Gelar Konsolidasi Perdana

“Semoga dengan upaya kita menjamin kehalalan suatu produk melahirkan ketenangan dan kenyamanan bagi umat Islam Indonesia,” kata Sukoso.

Direktur Eksekutif Salam Halal, Yudhi Irsyadi Syafii dalam kesempatan yang sama menyatakan bahwa Salam Halal merupakan implementasi komitmen Syarikat Islam menegakkan Dakwah Ekonomi. Memastikan kehalalan dan kethoyyiban produk yang dikonsumsi ummat Islam merupakan bagian dari dakwah ekonomi yang dijalankan Syarikat Islam.

“Untuk itu Syarikat Islam akan membuat LPH dan Halal Center di 300 DPC Syarikat Islam di seluruh Indonesia untuk memastikan sertifikasi produk halal di Indonesia, tandasnya,” tambah Yudhi.

sumber: beritasatu.com

News Feed