by

Bongkar Kasus DjokTjan, Pihak Kepolisian Diapresiasi

Print Friendly, PDF & Email

KBRN, Jakarta: Ketegasan pihak kepolisian mengungkap oknum-oknum jenderal di internalnya yang membantu kasus buronan Djoko Tjandra diapresiasi.

Ketua Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Rizqi Fathul Hakim, mengatakan ketegasan Polri adalah salah satu lembaga strategis yang menjadi tumpuan atau harapan masyarakat atas tegaknya hukum di Indonesia.

“Khusus dalam kasus Pelarian Buronan Djoko Tjandra yang diduga melibatkan petinggi Polri ini, tentunya kami sangat menyayangkan. Namun di sisi lain, kami mengapresiasi langkah cepat Bareskrim Polri dalam menyikapi kasus ini,” katanya di Jakarta, Senin (27/7/2020).

Menurut pria yang akrab disapa Rizqi ini, Kapolri Jenderal Pol. Idham Aziz dan Kabareskrim Polri di bawah komando Komjen Pol Listyo Sigit, memberikan warna cerah dalam proses penegakan hukum di tanah air.

BACA JUGA:   LBH SEMMI Dampingi Mahasiswa Korban Pembacokan di Jakarta

“Jendral Idham dan Listyo Sigit memberikan warna baru dalam proses tegaknya demokrasi di Republik ini. Sikap tegas dan tidak pandang bulu dalam kasus Djoko Tjandra yang melibatkan oknum Polri ini tentu memberikan ketenangan bagi kami selaku aktivis,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Inspira Bogor Padillah Pambudi, membeberkan dugaan keterlibatan sejumlah oknum Polri dan sejumlah oknum penegak hukum lainnya dalam ‘melindungi’ Buronan Bank Bali Djoko Tjandra, menjadi ‘hot topic’ dikalangan aktivis dan mahasiswa.

“Kabareskrim Polri saat ini menurut kami cukup tegas dan berani. Salah satu acuan kecil bagi kami tentu keberanian Kabareskrim mencopot jabatan teman satu angkatannya yang diduga terlibat. Dan selain itu, beberapa pasal yang disangkakan kepada oknum Polri tersebut bagi kami cukuplah adil”, tandasnya.

BACA JUGA:   Ketum PB SEMMI menjadi narasumber Seminar nasional Milenial movement

Selain itu, Wabendum PB HMI Muhammad Adi Kurnia, netralitas Polri dalam menangani kasus DjokTjan sangat penting agar tidak tebang pilih dalam mengungkap keterlibatan oknum-oknum dalam menangani kasus tindak pidana korupsi terkait pencairan tagihan Bank Bali melalui cessie yang merugikan negara Rp.940 Miliar

“Bagaimanapun Polri saat ini harus tetap menjaga netralitasnya. Menurutnya Keadilan di tubuh Polri itu sendiri harus ditegakkan sekalipun langit akan runtuh,” tandasnya.

sumber: rri.co.id

News Feed