by

Muscab ke-13 Pemuda Muslim Garut, Begini Kata Helmi..

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

CIKELET – Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman meminta para Pemuda Muslim tidak lupa terhadap sejarah dan para pendiri Syarikat Islam ataupun pendiri dari pemuda muslim.

Hal itu dikatakan Helmi saat pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) ke 13 Pemuda Muslim Garut di Pondok Pesantren Qurota Ayyun 2 Kampung Nangewer Desa Cijambe Kecamatan Cikelet Jumat (24/07).

Helmi menerangkan berdirinya Pemuda Muslim, yang merupakan organisasi dari Syarikat Islam merupakan fakta sejarah yang harus di jaga. Karena saat ini, banyak orang yang berusaha memupus akan fakta sejarah itu.

“Makanya ada istilah jas merah dan jas hijau. Jas merah itu jangan melupakan sejarah dan jas hijau jangan melupakan jasa ulama,” ujarnya. Helmi juga meminta Pemuda Muslim bisa melaksanakan syariat Islam, seluas-luasnya, sedalam-dalamnya meliputi ke semua bidang kehidupan.

Selain mengingat sejarah, para pemuda muslim ini harus bisa melanjutkan perjuangan para pendiri, yakni membesarkan Syariat Islam dan menerapkannya pada kehidupan sehari-hari.

“Sejarah itu bukan hanya diingat saja, tetapi perjuangannya harus dilanjutkan oleh para pemuda saat ini,” terangnya.

Sementara, Wakil Ketua Pemuda Muslim Cabang Kabupaten Garut Dede Jahir mengatakan Muscab Pemuda Muslim bertujuan untuk kaderisasi pengurus pemuda muslim dari berbagai pelosok.

Dengan adanya kaderisasi, maka bisa melanjutkan tongkat estapet dalam meneruskan perjuangan para pendiri dalam membesarkan Syarikat Islam.

“Pada hari ini kita mendapatkan pengurus baru sebagai estapet ke pemimpinan di Syarikat Islam. Harus ada regenerasi, estapet kepemimpinan kader pemuda muslim nanti, untuk membesarkan Syarikat Islam,” paparnya. (yna)

sumber: radartasikmalaya.com

News Feed