by

PB SEMMI Minta Walikota Pecat Oknum Preman di Tubuh Pemkot

Print Friendly, PDF & Email

Jurnalistika.id – Geram melihat anggota SEMMI dimarah-marahin saat meminta data pembagian bantuan Covid-19, Ketum PB SEMMI meminta Walikota Tangerang Selatan untuk menindak lanjuti oknum preman di tubuh Pemkot.

Pengurus SEMMI cabang Tangsel mendatangi kantor Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan, Selasa 7 Juli 2020. Kedatangan SEMMI cabang Tangsel meminta transparansi data penyaluran bantuan Covid-19. Permintaan transparasi data penyaluran disambut dengan tidak baik oleh oknum pejabat Dinsos Tangsel.

BACA JUGA:   "Meneguhkan gerakan Syarikat Islam di Jazirah Tanah Mandar" menjadi tema pelantikan Semmi Sulbar

Pejabat Dinsos yang berinisial BW melakukan tindakan yang tidak seharusnya dilakukan oleh ASN. Sebagai pejabat pelayanan publik seharusnya tidak emosional yang dimana tertera dalam UU RI NOMOR 5 TAHUN 2014 TENTANG APARATUR SIPIL NEGARA PASAL 3 BUTIR B TERKAIT KODE ETIK DAN KODE PRILAKU.

Bintang Wahyu Saputra selaku Ketum PB SEMMI mengatakan bahwa preman yang berkedok ASN harus dihilangkan, terlebih sudah tidak seperti ASN yang semestinya.

BACA JUGA:   PB SEMMI Dukung Tokoh Maluku AM Sangaji Menjadi Pahlawan Nasional

“Pecat preman berkedok ASN. Sudah tidak pantas ASN berprilaku seperti preman dalam melayani masyarakat,” kata Bintang saat dikonfirmasi lewat telpon.

Wakil Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie menanggapi hal tersebut waktu dikonfirmasi oleh tim Jurnalistika. Benyamin menjelaskan memang sebaiknya dalam pelayanan publik tidak seharunya marah-marah, harus bisa mengadalikan emosi.

“Memang sebaiknya dalam pelayanan publik tidak seharusnya marah-marah, sekesal apapun harus bisa mengedalikan emosi,” ungkap Benyamin.

sumber: jurnalistika.id

News Feed