by

Hamdan Zoelva: Ideologi Pancasila Adalah Antikapitalis

Print Friendly, PDF & Email

  • Penulis: Mahendra Bungalan

JAKARTA, suaramerdeka.com – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Hamdan Zoelva menyatakan bahwa bila dipelajari, para bapak pendiri Indonesia sudah sejak awal mendesain bahwa ideologi Pancasila itu adalah antikapitalis. “Ideologi Pancasila itu antikapitalis. Tak ada satupun bapak bangsa kita yang membela kapitalisme,” kata Hamdan Zoelva.

Baginya, Pancasila mengatur bahwa Indonesia adalah negara kesejahteraan di mana negara mengatur dan memberi kesempatan terutama bagi yang kecil untuk tumbuh dan menjadi besar. Bukan berarti menolak pemilik kapital besar, namun Pancasila mengatur negara harus membela yang kecil.

BACA JUGA:   Profil KH Hisyam dan sejarah pendirian sekolah Muhammadiyah

Lalu mana yang lebih penting, demokrasi politik Pancasila atau demokrasi ekonomi Pancasila untuk saat ini? Hamdan Zoelva mengatakan tak mungkin daulat rakyat terjadi dalam daulat demokrasi liberal kapitalis. Maka syarat demokrasi Pancasila adalah terlaksananya terlebih dahulu demokrasi ekonomi Pancasila. Sebab tanpa itu, demokrasi ekonomi akan mencontoh demokrasi liberal.

“Jadi prasyarat utama adalah ekonomi ini. Kenapa ini penting? Karena demokrasi politik pada hakikatnya adalah demokrasi yang dikuasai kepentingan modal. Dan itulah yang terjadi di demokrasi Indonesia. Kelas menengahnya sedikit, politik dikuasai pemilik modal, bersimbiosis dengan politisi,” beber Hamdan.

BACA JUGA:   TNI Turun Langsung 'Hadapi' Habib Rizieq, Hamdan Zoelva: Menakutkan, Keadaan Negara Sudah Genting

“Nah bila demokrasi ekonomi pancasila diperkuat, maka rakyat menjadi berdaya. Rakyat kecil yang memiliki kemandirian ekonomi akan memiliki kemandirian di dalam politik,” tegasnya.

Maka itu, Hamdan mengatakan, ketika arus ekonomi tak mengutamakan ekonomi berkeadilan dan kerakyatan, maka akan selalu terjadi gap diantara filsafat Pancasila dan dalam tindakan.

sumber: suaramerdeka.com

News Feed