by

IDMI Kota Bekasi Rumuskan Pembangunan Ekonomi Islami

Print Friendly, PDF & Email

BEKASI — Rapat Kerja (Raker) Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Dai Muda Indonesia (IDMI) Kota Bekasi, Jawa Barat, merumuskan pembangunan ekonomi Islami sebagai program dakwah di setiap kecamatan wilayah setempat.

Raker pertama tersebut, lebih fokus pada ekonomi berbasis Islam dalam menciptakan pembinaan dakwah dan lainnya di samping membahas kepentingan umat lainnya yang akan dijadikan sebagai program kerja IDMI Kota Bekasi ke depan.

“Raker IDMI, memang lebih fokus merumuskan dibentuknya Rumah Ekonomi Dakwah Bekasi (Redaksi). Tujuannya untuk membina para pedagang, atau orang yang mau berbisnis dengan konsep Islami,” ungkap Ustaz Badeng Saputra, Ketua IDMI Kota Bekasi, di sela-sela pelaksanaan Raker di Ponpes Tahfidz Fajar Cendikia, Jatiluhur, kepada Cendana News, Kamis (18/6/2020).

Dikatakan IDMI Kota Bekasi baru terbentuk pada Februari lalu, tujuannya untuk mempersatukan para dai, khususnya dalam kiprah dakwah. Sehingga tetap menjalankan sesuai dengan aturan seperti setia kepada Pancasila, NKRI harga mati dan dakwah rahmatan lil ‘alamin.

Ustaz Badeng Saputra, Ketua DPD IDMI Kota Bekasi, memberi keterangan tujuan Raker untuk membentuk Redaksi di setiap kecamatan yang peresmiannya bersamaan dengan pembentukan PAC Tingkat Kecamatan, Kamis (18/6/2020). -Foto: M. Amin

Menurutnya, keberadaan IDMI di Kota Bekasi untuk mempersatukan seluruh dai agar tidak terjadi gesekan di tengah umat dalam berdakwah demi kepentingan agama Islam khususnya di Kota Bekasi.

BACA JUGA:   Syarikat Islam Jawa Barat mengucapkan Selamat Milad ke-115 Tahun Syarikat Islam

“IDMI berpusat di Makassar, Sulsel, sebenarnya. Raker ini dilaksanakan untuk menjalankan kepentingan IDMI di Kota Bekasi dalam mempersatukan umat, membangun ekonomi dalam Islam,” tukasnya.

Dalam membangun ekonomi Islam lanjutnya IDMI sudah sepakat bekerja sama dengan Syarikat Islam yang menyediakan lahan dan modal. IDMI hanya berkontibusi untuk memberikan pencerahan terkait tata cara membangun ekonomi dalam Islam yang tidak hanya bertujuan dunia saja.

“Kebetulan saya sendiri sebagai ketua di Syarikat Islam, ada Hj Nunung juga sebagai wakil bendahara di IDMI yang sudah berpengalaman dalam mencari donatur dan teknis kerja sama permodalannya,” jelas Ustaz Badeng, fokus awal akan mengembangkan dakwah ekonomi Islam.

Namun demikian lanjutnya di samping ekonomi, IDMI juga akan fokus ekonomi kepada pendidikan dai agar lebih diberdayakan. Hal tersebut untuk bersinergi dengan MUI seperti mendapatkan sertifikat.

BACA JUGA:   Milad ke-115, Pergerakan Syarikat Islam Menuju Masyarakat 5.0

Raker IDMI Kota Bekasi, dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Tri Adhianto dan dihadiri berbagai organisasi. Setelah pembukaan raker dilanjutkan dengan pembahasan program kerja ke depan

Saat membuka raker, Tri Adhianto  berjanji akan membuka langsung Redaksi bersamaan dengan  pelantikan PAC IDMI tingkat kecamatan di wilayah Kota Bekasi. Ia mendukung apa pun program IDMI dalam mempersatukan umat di wilayahnya.

Tri Adhianto dalam kesempatan itu mengajak para dai muda di Kota Bekasi untuk berperan aktif menjadi pemersatu mensyiarkan perdamaian dan bersama menjaga Pancasila. Hal lain adalah bersama memajukan ekonomi dalam konsep Islam bagi umatnya.

“Peran dai atau ulama menjadi bagian penting untuk memperbaiki akhlak masyarakat di tengah banyaknya persoalan yang begitu kompleks di  Kota Bekasi. Masalah ekonomi pun harus menjadi tanggung jawab dai,” tandasnya.

sumber: cendananews.com

News Feed