by

Bahas Penanganan Covid-19, Wakil Walikota Tangsel dan Mahasiswa Akan Lakukan Pertemuan

Print Friendly, PDF & Email

Jurnalistika.id – Wabah pandemi virus Covid-19 yang sudah memasuki bulan ketiga selama berada di wilayah Indonesia sejak awal Maret memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap beberapa wilayah yang terdampak, Minggu (10/05/2020).

Kota Tangerang Selatan menjadi salah satu kota dengan kasus positif saat ini 112 Positif, 16 sembuh, dan 18 meninggal dunia, angka kematian yang tinggi untuk wilayah Provinsi Banten.

Oleh karena itu, Mahasiswa yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Muslimin cabang Tangerang Selatan (SEMMI Tangsel) akan melakukan pertemuan dengan Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie untuk membicarakan penanganan penyebaran Covid-19 secara bersama.

Pertemuan ini guna mencari solusi untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayah Tangsel, Mahasiswa menilai PSBB yang berlaku sejak 18 April sampai saat ini dari Pemkot Tangsel dinilai kurang efektif dalam mengurangi angka kasus positif yang terus meningkat setiap harinya.

BACA JUGA:   PB Semmi ke Bareskrim Laporkan Olivia Jensen tapi Berkas Belum Lengkap

“PSBB yang dilakukan sampai hari ini dirasa kurang efektif karena masih banyak sekali warga tangsel yang berlalu lalang disekitar jalanan Tangsel sehingga membuat kemacetan. Angka penyebaran Covid-19 di Tangsel juga terus meningkat,” ujar Bima Rizky Ketua Umum SEMMI Tangsel, Minggu (10/05/2020).

Bima mengatakan pertemuan ini merupakan bentuk kerjasama saling peduli dalam kondisi pandemi Covid-19, dan juga akan membahas bantuan sosial (Bansos) Pemerintah supaya diberikan secara merata kepada masyarakat Tangsel.

“Saya harap setelah pertemuan nanti Bansos Tangsel dapat merata kepada meraka yang benar-benar membutuhkan dan sesuai target yang sudah ditentukan serta kita bisa saling peduli satu sama lain dalam kondisi seperti ini,” kata Bima.

BACA JUGA:   Pelantikan SEMMI Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh di Aula Bappeda Pidie Jaya. Kamis, 19 Agustus 2021

Kota Tangsel memilki kouta sebanyak 75 ribu bantuan dari Presiden, sejauh ini bantuan sosial yang disalurkan Pemkot Tangsel baru diberikan kepada tiga kelurahan diantaranya Cirendeu, Rempoa dan Pisangan pada bantuan tahap pertama dan sisanya akan diberikan pada bansos tahap berikutnya.

Selain itu, Bima juga menekankan kepada pemerintah untuk lebih memperhatikan mahasiswa asal daerah yang terdampak agar segera mendapatkan bantuan.

“Saya berharap kembali, pemerintah kota Tangsel agar dapat juga memperhatikan mahasiswa perantau yang berada di wilayah Tangerang Selatan, seperti di kota lainnya” ungkap Bima.

sumber: jurnalistika.id

News Feed