by

Mahasiswa Perantau Dapat Bantuan Paket Sembako dan Kuota Internet

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

Jakarta, Beritasatu.com – Badan Reserse Kriminal Polri melalui Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB Semmi), menyalurkan bantuan paket sembako dan kuota internet kepada mahasiswa perantau yang terdampak pandemi virus Corona (Covid-19), di Jakarta.

Mahasiswa asal berbagai daerah yang berkuliah di Jakarta, itu mendapatkan perhatian dari Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo berupa bantuan 1.000 paket sembako, masker, alat penyemprot beserta cairan disinfektan, dan kuota internet untuk membantu kegiatan belajar.

“Sejumlah bantuan yang telah diberikan langsung kami salurkan ke asrama mahasiswa yang ada di Jakarta, yang juga ada kader dan pengurus Semmi di sana. Sikap humanis dan kepedulian dari Bareskrim Polri sangat membantu teman-teman kami para mahasiswa perantau yang terdampak Covid-19,” ujar Ketua Umum PB Semmi Bintang Wahyu Saputra, di depan Universitas Pamulang, Tangerang Selatan, Rabu (29/4/2020).

Dikatakan Bintang, pihaknya menerima 1.000 paket bantuan untuk disalurkan kepada mahasiswa perantau yang terdampak Covid-19.

BACA JUGA:   Isu penggelapan dana untuk jatuhkan Bintang Wahyu Saputra Sebagai Ketua Umum PB SEMMI

“Total bantuan yang kami terima semuanya 1.000 paket. Kami mengapresiasi dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan kepada para mahasiswa yang sulit terjangkau dari data penerima bantuan melalui RT/RW karena tidak mempunyai KTP sesuai dengan domisili tempat tinggal mereka,” ungkapnya.

Bintang menyampaikan, bantuan yang diterima juga disalurkan untuk menambah logistik dapur kemanusiaan Covid-19 yang didirikan Semmi Tangerang Selatan, di depan Universitas Pamulang.

“Banyak mahasiswa perantauan yang tinggal di asrama atau sekretariat organisasi yang tidak memiliki perlengkapan masak. Jadi kami membantu mereka dengan makanan siap saji setiap hari, pada pukul 18.30 WiB. Ini sangat membantu mereka apalagi saat ini bulan Ramadhan, umat muslim melaksanakan ibadah puasa,” katanya.

Sementara itu, mahasiswa Jurusan Hukum Universitas Pamulang asal Lamongan, Cyntia Nurislah Oktaviani, mengaku bersyukur menerima bantuan paket sembako dan kuota internet.

BACA JUGA:   PW SEMMI Jakarta Raya Tolak UU Cipta Kerja

“Karena proses belajar dari rumah akibat dari virus corona, kami harus membeli kuota internet dan ini menyebabkan uang saku untuk makan sehari-hari berkurang. Semoga bantuan yang kami terima hari ini dapat berkelanjutan agar kami bisa terus belajar dari asrama dan bertahan hidup walaupun jauh dari rumah. Terima kasih PB SEMMI dan Bareskrim Polri atas perhatian dan bantuannya,” katanya.

Rohmanil Azmi mahasiswa Jurusan Akuntansi Universitas Nadhatul Ulama Indonesia menuturkan, bantuan yang diberikan kepada mahasiswa perantauan yang luput dari pendataan penerima bansos sangat berpengaruh dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Bareskrim Polri telah menunjukkan sikap gotong royong dalam melakukan pencegahan pandemi Covid-19 sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo.

“Besar harapan kami Bareskrim Polri melanjutkan aksi kepedulian ini secara berkelanjutan. Kami ucapkan terima kasih atas bantuan sembako dan kuota internet,” kata mahasiswa asal Jambi itu.

sumber: beritasatu.com

News Feed