by

Bareskrim Polri Berikan 1.000 Bantuan Sembako dan Kuota untuk Mahasiswa Perantauan Melalui PB SEMMI

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

JAKARTA (tandaseru) – Bareskrim Polri memberikan bantuan 1.000 paket sembako, masker dan kuota yang diperuntukan untuk para mahasiswa perantauan yang tengah mengemban ilmu di sejumlah perguruan tinggi di DKI Jakarta dan sekitarnya.

Paket bantuan ini disalurkan melalui Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI). Pembagian ini dibagi dua yakni sebanyak 700 paket di PB SEMMI Jakarta dan 300 paket ke PB SEMM8 Bogor Raya.

“Sejumlah bantuan yang telah diberikan langsung kami salurkan ke asrama mahasiswa yang ada di Jakarta, yang juga ada kader dan pengurus SEMMI disana. Sikap humanis dan kepedulian dari Bareskrim Polri sangat menyentuh dan membantu teman teman kami para mahasiswa yang sedang merantau dan terdampak Covid-19,” ujar Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra, di Universitas Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (28/4).

Atas bantuan ini, Bintang menguncapkan terimakasih dan apresiasi terhadap Bareskrim Polri yang sudah membantu para mahasiswa perantauan ini.

“Untuk itu kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada (Kabareskrim Polri) Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo yang telah memberikan perhatian dan bertindak humanis kepada para mahasiswa yang sulit terjangkau dari data penerima bantuan melalui RT/RW karena tidak mempunyai KTP sesuai dengan domisili tempat tinggal mereka,” ucapnya.

BACA JUGA:   PB SEMMI mengadakan webinar PAM swakarsa untuk apa dan siapa?

Ditempat berbeda, mahasiswa perantauan asal Lamongan, Jawa Timur, Cyntia Nurislah Oktaviani, mengatakan selama ini dirinya belum menerima bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah karena tinggal ditempat kost yang memyebabkan ia dan teman-temannya luput dari pendataan yang dilakukan RT/RW sebagai penerima bantuan sosial (bansos)

“Dikarena proses belajar dari rumah akibat dari virus corona, kami harus membeli kuota internet dan ini menyebabkan uang saku kami untuk makan sehari hari berkurang,” ucapnya.

“Semoga bantuan yang kami terima hari ini dapat berkelanjutan agar kami terus bisa belajar dari asrama dan bertahan hidup walaupun jauh dari rumah. Terima kasih PB SEMMI dan Bareskrim Polri atas perhatian dan bantuannya kepada kami,” sambung mahasiswi jurusan hukum Universitas Pamulang (Unpam) ini.

BACA JUGA:   LBH PB SEMMI : Kami akan buka Ruang Hukum agar Airlangga Membuktikan Pernyataan Aksi Demo Dibiayai Pihak Tertentu

Senada dengan temannya yang mendapatkan bantuan, mahasiswa asal provinsi Jambi, Rohmanil Azmi, mengatakan Bareskrim Polri telah menunjukkan sikap gotong royong dalam melakukan pencegahan pandemi Covid-19 sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo.

Ia menambahkan tindakan Bareskrim Polri yang membantu mahasiswa perantauan yang luput dari pendataan penerima bansos dari pemerintah pusat maupun daerah sangat membantu mahasiswa dalam menjalankan kehidupannya sehari hari.

“Besar harapan kami Bareskrim Polri melanjutkan aksi kepedulian ini secara berkelanjutan. Bantuan yang kami terima juga telah membuktikan bahwa polri semakin dekat dengan masyarakat dan ini harus dipertahankan. Atas bantuan sembako dan quota internet yang diberikan melalui PB SEMMI kami ucapkan terima kasih,” kata mahasiswa jurusan akuntansi Universitas Nadhatul Ulama Indonesia (UNUSIA) Jakarta ini.

Bantuan yang diterima PB SEMMI dari Bareskrim Polri juga disalurkan kepada Pimpinan Pusat Pertahanan Ideologi Syarikat Islam (PP PERISAI), Satgas Covid19 Syarikat Islam dan masyarakat sekitar asrama atau sekretariat mahasiswa yang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah.

sumber: tandaseru.id

News Feed