by

Kembangkan program ekonomi kerakyatan, Sandiaga gandeng Syarikat Islam

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

JAKARTA | 31 Oktober 2017 16:28Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com – Wakil Gubernur DKI JakartaSandiaga Uno bertemu dengan Ketua Umum Syarikat Islam Indonesia, Hamdan Zoelva, Selasa (31/10) sore. Rencananya, Pemprov DKI akan menggandeng Syarikat Islam, khususnya dalam pengembangan ekonomi kerakyatan.

“Kami tadi bersama Ketua Wilayah Syarikat Islam wilayah DKI Jakarta bertemu Pak Wakil Gubernur untuk mensupport program-program pengembangan ekonomi rakyat yang dilakukan pemerintah DKI sekarang ini,” katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (31/10).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini menyampaikan Syarikat Islam adalah organisasi pergerakan kemerdekaan Indonesia yang pertama berdiri di NKRI. Organisasi ini dulu bernama Syarikat Dagang Islam yang berdiri tahun 1905 di Laweyan, Solo, Jawa Tengah.

BACA JUGA:   Syarikat Islam Sumatera Utara mengucapkan Selamat Milad ke-115 Tahun Syarikat Islam

Setelah menjadi organisasi dagang, Syarikat Islam berubah menjadi organisasi politik. Tapi, kata Hamdan, sejak 2016 mereka tak lagi menjadi organisasi politik.

“Kebetulan sekali Pemda memiliki program kerakyatan, OK OCE Sandi. Dan kami ingin sinergi dalam pengembangan ini. InsyaAllah ini dilakukan masif di Jakarta,” ujarnya.

Sementara itu, Sandiaga mengatakan, kerja sama dengan Syarikat Islam akan difokuskan pada sektor yang dapat menyerap tenaga kerja. “Salah satunya sektor perdagangan, UKM berbasis fashion, kuliner, industri yang dikenal bantalan sosial, yang seandainya ada pelemahan ekonomi. Nanti kita akan ketemu kaum pekerja,” jelasnya.

BACA JUGA:   Silaturahmi dan koordinasi DPC SI Kab Bogor dan DPC SI Kab Bekasi di kantor Badan Pengembangan Ekonomi SI

Keadaan ekonomi yang melandai yang dilihat dari hasil survei KHL menjadi perhatiannya. “Jadi kegiatan kita dengan Syarikat Islam ingin mengantisipasi perlambatan ekonomi. Maka kita ingin melakukan terobosan baru di pemberdayaan ekonomi, pemberian pelatihan, akses lahan usaha, OK OCE,” pungkasnya. (mdk/fik)

sumber: merdeka.com

News Feed