by

PERAWAT KU PAHLAWAN KU

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

PERAWAT KU PAHLAWAN KU

Kami datang menanyakan kesehatan..
Perawat menghadang memberi senyuman

Kami datang mengeluhkan rasa badan
Perawat melayani dengan kesungguhan

Kami inap dan pulang dalam pesakitan
Perawat mendampingi melakukan pemantauan..

Kami terasa ada dalam kesulitan
Perawat memberi pesan tanpa meminta uang…

Kami terkapar dan tak berdaya…
Perawat menolong sepenuh jiwa dan raga..

Kami pergi dengan ambulan
Perawat melayani dengan do”a dan ketulus ikhlasan..

Kami ditakdirkan untuk menemui Pencipta Semesta dalam takdir dan kesyahidan..
Perawat mengantar hingga terakhir peristirahatan….

BACA JUGA:   Mts Cokro Madukara mengucapkan Selamat HUT TNI ke 75 tahun

Tanah pekuburan kini
basah melepas udara kefanaan…
angin dingin melepas kepergian saudaraku
yang terpapar covid 19..
Perawat mengantar..
dan berdiri hingga tepian pekuburan..

Disana di rumah karantina
dalam kesendirian..
antara kepedihan ketabahan
bergulat dalam sukma jiwa.
Perawat berbaju putih memberi senyum dan harapan..
disisi pembaringan

Dibalik APD yang suci
bermahkota kebajikan
udara bumi kini bersih..
mengiring bencana wabah
akibat ulah tangan kejahiliahan

BACA JUGA:   Kebangkitan Nasional versi Sarekat Islam

Pohon, air, unggas dan awan berarak biru putih berseri..
Memberi hormat para perawat yang tak terperi

Setiap saat menunaikan tugas muliamu..
Dibalik mendung kepedihan manusia sejagat

Sungguh…
kamulah pahlawan sesungguhnya..
tanpa medali dan sertifikat..
tanpa peduli penghormatan dan datangnya tuntutan..

Dihari Kartini
Oh….
Perawat ku..
Pahlawan ku…
Bagimu negeriku..

Firdaus Syam
Pagar Alam
21/4/020.
Di simpang jalan
Saat berjemur diri

News Feed