by

SEMMI Tangsel Menilai Pemkot Lambat Tangani Pencegahan Covid-19

Print Friendly, PDF & Email

Jurnalistika.id – Penyebaran Covid-19 Tangerang Selatan terus mengalami peningkatan, Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Tangsel kembali mengumumkan data terkini kasus corona yang tersebar, pada Jum’at (03/04/2020).

“Ada 363 orang dalam pemantauan (ODP), 150 pasien dalam pengawasan (PDP), 40 positif, 20 meninggal dan 6 sembuh,” kata anggota Satuan Gugus Tugas Covid-19 Tangsel, Abdillah Assegaf dalam keterangan yang diterima, Jum’at (03/04/2020).

“6 orang yang sudah meninggal data dari Kementrian Kesehatan dan Provinsi Banten, dan 14 orang belum ada konfirmasi dari laboratorium atau belum lakukan Test dan Sweb serta belum keluar hasilnya dan intinya belum ada notifikasi dari laboratorium,” Ungkap Abdillah

Jumlah tersebut meningkat dari data sebelumnya yang tercatat ada 336 ODP, 139 PDP, 38 positif, 6 meninggal dan 6 sembuh.

BACA JUGA:   Jawab Tantangan Menpora, Bintang Luncurkan SDI Mahasiswa di Acara Milad ke-65 SEMMI

Dengan melihat data tersebut, Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Cabang Tangerang Selatan (Semmi Tangsel) menilai bahwa hal itu terjadi dikarenakan lambatnya penanganan dan pencegahan dari Pemkot Tangsel.

“Data yang kami dapat dari Satgas Covid-19 Tangsel adalah hasil tinjauan dari awal hingga hari ini tanggal 3 April 2020, kami menilai angka ini semakin hari semakin meningkat saja jika tidak ada penanganan serius yang dilakukan Pemkot Tangsel, hal tersebut disebabkan karena hingga hari ini Tangsel belum memberlakukan karantina wilayah serta fasilitas ruang isolasi yang masih terbatas khususnya di RSUD Tangsel, dan Rumah Sakit rujukan yang lainnya, dan RS yang menjadi rujukan untuk penanganan covid-19 sangat berdekatan dengan lingkungan masyarakat, sehingga menyebabkan resiko meluasnya penyebaran semakin besar, sampai saat ini pemkot Tangsel belum ada mengeluarkan kebijakan yang solutif dalam rangka pemutusan rantai penyebaran Covid-19,” ujar Bima Rizky Ketua Semmi Tangsel.

BACA JUGA:   PB SEMMI Minta Pemerintah Sikat Biang Kerok Bencana Alam Flores Timur

Semmi Tangsel Memberikan beberapa ide untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Tangsel, “Dalam hal ini kami memberikan masukan kepada Pemkot Tangsel, yang pertama, segera merealisasikan karantina wilayah yang merata, dan yang kedua, mengalokasikan APBD dan anggaran Pilkada untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat serta ruang isolasi yang memadai,” tambahnya lagi.

sumber: jurnalistika.id

News Feed