by

Kader SI Kota Bitung Sikapi Covid-19

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

DETIKSULAWESI.COM, BITUNG — Menyikapi situasi terkait penyebaran virus corona atau covid -19 yang semakin hari semakin mengkhawatirkan, membuat kader Syarikat Islam (SI) Kota Bitung angkat bicara.

Saiful Manaf, salah satu kader potensial SI Kota Bitung yang peduli akan dampak virus tersebut, mengajak masyarakat untuk selalu waspada.

Menurutnya, wajib mengIkuti imbauan pemerintah, dimana untuk memutus mata rantai ini dengan cara tidak keluar dirumah.

“Jangan keluar rumah jika tidak ada kepentingan yang mendesak, jaga jarak jika sedang berada ditempat keramaian atau umum. Disamping itu tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat, selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas,” tutur Saiful kepada detiksulawesi.com, Senin (30/03/2020).

BACA JUGA:   PW Syarikat Islam Jawa Barat mengucapkan Selamat Tahun Islam 1442 H

Tapi, Saiful juga tidak menapik akan dampak yang ditimbulkan dari wabah virus ini kepada masyarakat, apalagi yang berprofesi sebagai Ojek, Buruh maupun Nelayan. Terutama para Pedagang, yang sangat merasakan dampaknya.

Untuk itu, Saiful Manaf mengingatkan akan petuah dari tokoh Syarikat Islam H.O.S Tjokroaminoto, berupa setinggi-tinggi ilmu, semurni-murni tauhid dan sepintar-pintar siasat.

“Masyakat harus tetap optimis, jangan panik. Hadapi semua ini dengan menempatkannya secara rasional dan proporsional. Karena hanya dengan cara ini, kita bisa menyikapinya secara benar, kemudian mampu memilih tindakan yang terbaik. Ingat, ini cobaan dari Allah SWT,” ucap Saiful.

BACA JUGA:   SK Perubahan DPP Syarikat Islam tanggal 24 Agustus 2020

Ia pun mengajak setiap masyarakat saling bahu membahu membantu pemerintah untuk melawan penyebaran virus corona agar tidak meluas, termasuk tidak perlu saling menyalahkan satu sama lain.

Dengan demikian umat Islam tidak hanya berhenti dengan mengambil posisi sebagai hakim, akan tetapi sebagai dokter yang menyikapi dan bertindak menolong sesama umat manusia, tanpa memandang suku, etnis, maupun agamanya.

(rau)

sumber: detiksulawesi.com

News Feed