by

Perlambat Proses Penyebaran Covid-19 Dengan Cara Social Distancing Kurang Tepat

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

RadarKotaNews, Jakarta – Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) menyatakan sikap terhadap peristiwa yang terjadi saat ini, tidak sigap nya pemerintah pusat terkait penyebaran virus Covid-19 membuat lemah nya perputaran ekonomi di Indonesia.

Sekretaris Jenderal PB SEMMI M. Saputra Adhi Lesmana menilai kinerja Pemerintah yang seharusnya memberikan solusi – solusi terbaik nya dalam mencegah penyebaran virus Covid-19

Menurut Saputra (panggilan akrabnya) bahwa social distancing tidak lah tepat untuk memperlambat proses penyebaran Covid-19 di Indonesia, sebagai buktinya adalah 1.046 orang yang tertular oleh Covid-19.

BACA JUGA:   Persiapan perjalanan para peserta perkaderan SEMMI se Jabodetabek, menuju lokasi training di Desa Sukagalih Kecamatan Megaendung

“Saya rasa pemberlakuan social distancing harus di hentikan dan menggantikan nya dengan lock down selama 2 bulan ke depan untuk dapat menekan angka kenaikan penularan Covid-19″ kata Saputra kepada radarkotanews, Sabtu (28/3/2020)

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa, hal tersebut berdampak terhadap ekonomi yang terus naik dengan mengikuti nilai tukar dollar yang meningkat tajam diatas Rp.16.000 per dolar, karena memang tidak ada nya proses ekonomi yang terjadi baik dari segi mikro maupun makro dan memang sudah menjadi kewajaran dalam kondisi wabah yang di derita oleh dunia Internasional.

BACA JUGA:   Ketua Umum PB SEMMI mengunjungi Kementerian Kelautan dan Perikanan

Menurut Saputra, Covid-19 hanya membuka tabir, ketidaksiapan pemerintah dan resep yang salah dalam mengatasi resesi ekonomi membuat ekonomi makin bermasalah. Dalam paparan Pemerintah terkait antisipasi
dampak Covid-19 terhadap perekonomian, Omnibus Law Cipta Kerja dijadikan sebagai solusi jangka pendek.

“Ekonomi memang dapat di bangun kembali sejalan dengan waktu, tapi pemerintah seharusnya lebih memperhatikan ke tingkat penularan yang terjadi, sebab apabila hal itu cepat diantisipasi maka ekonomi pun cepat teratasi,”tegasnya.(fy)

sumber: radarkotanews.com

News Feed