by

PB SEMMI Dorong Pemerintah Segera Terbitkan Perpu COVID-19

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

Semakin melonjaknya pasien positif wabah Covid19 di Indonesia dan ancaman krisis ekonomi, Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) mendesak Presiden RI Jokowidodo untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja kabinet Indonesia maju.

“Kami siap mendukung seluruh upaya pemerintah dalam menghadapi situasi dan kondisi kekinian Indonesia khususnya di ibu kota jakarta, namun kami melihat perlambatan dan disintegrasi fokus kabinet yang bisa menyebabkan kondisi kita semakin parah, oleh sebab itu kami mendorong pak Jokowi melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh pembantunya, jadi sudah saatnya resufle kabinet untuk selamatkan bnagsa dan negara ini”kata M. Saputra Adhi Lesmana sebagai Sekretaris Jenderal PB SEMMI saat dimintai keterangan oleh awak media.

Saputra Adhi menambahkan kondisi semakin memburuk diawali dengan sikap para pembantu presiden yang terlalu menganggap remeh tentang penyebaran wabah Covid19 di Wuhan Tiongkok, dan resesi ekonomi global.

BACA JUGA:   PW SEMMI Aceh mengucapkan selamat hari buku nasional 2020

“Awalan menghadapi wabah virus Corona, dan ancaman krisis tidak terlihat akhirnya mengakibatkan kegaduhan dimana mana saat ini, psikologis masyarakat juga sudah mulai terganggu dari ketakutan karena wabah hingga ketakutan untuk ke pasar membeli bahan pokok karena harga harga saat ini melambung tinggi seiring menguatnya dollar as terhadap rupiah, jika seperti ini terus kita bisa instabilitas nasional, presiden harus bertindak tegas kami siap mendukung penuh langkah pak Jokowi”tegas Saputra Adhi.

Lebih lanjut, mahasiswa universitas bung Karno ini meminta presiden mengeluarkan perpu darurat Covid 19 dan ekonomi sebagai stimulus bangsa dan negara kita dalam menghadapi kondisi kekinian.

“DPR RI bisa menyiapkan anggaran untuk hal ini dari APBN tentu seiring perpu jika dikeluarkan oleh presiden, dalam hal ini juga kami meminta seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak panik Menghadapi ancaman krisis dan wabah Covid19 diIndonesia serta mendukung dan mengikuti seluruh petunjuk dan informasi dari pemerintah daerah maupun pusat”tambahnya

BACA JUGA:   Sekolah kader SEMMI dihadiri 100 orang mahasiswa dari 8 kampus sejabodetabek

Terakhir sekjend PB SEMMI meminta kabinet Indonesia maju untuk fokus terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi sesuai aturan perundangan undangan, untuk membantu beban presiden.

“Beban pak Jokowi cukup berat hari ini, jika semua fokus dengan wabah Covid19, lalu siapa yang mengurus ekonomi, politik, hukum, keamanan dan sebagainya jadi saya memohon para pembantu presiden untuk fokus saja mengurus urusan sesuai Aturan nya masing-masing, dan untuk wabah Covid 19 ini menurut kami yang terpenting Pemerintah pusat dan daerah mempunyai kesamaan dari sistem, komunikasi hingga informasi” tutupnya

sumber: tangerangonline.id

News Feed