by

BUMI YANG TERLUKA HAMBA KIRIM DO’A

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

BUMI YANG TERLUKA
HAMBA KIRIM DO’A

Al fatihah..
Ya Allah ujian dari MU adalah hikmah…
Ya Allah cobaan dari MU adalah i’tibar…

Ya Allah jauhkan Azab MU
bukakan pintu langit tobat MU
hamba merendah pada MU

Bumi yang terluka menganga….
hamba pun duka..
Alam hening dingin merintih
nestapa..

Bumi yang terluka..
pertanda zaman geram menuai akhir usia…
ketika manusia
masih mabuk kronis
cinta dunia…

Super Nova di ufuk semesta….
memberi tanda tak biasa…
Black Holl di titik pusat semesta
lubang hitam penuh misteri
bertambah kuat mengeluarkan energi….
menarik tata surya bumi masuk dalam pusaran
sentripetal…
bumi yang terluka…

Ya Allah Covid 19…
Inikah batalyon thaun
yang KAU kirim menjadi pertanda..?
datang dengan diam dan senyap….
bergerombol..
menyebar menusuk hamparan wajah bumi..
menghancurkan skenario kesombongan manusia
meluluh lantahkan keangkuhan karya peradaban yang dipuja puja…

BACA JUGA:   Sandiaga Punya Toko Online yang Jual Sembako Murah, Mau Belanja?

hamba termenung di subuh buta…
Melangkah dari beranda rumah peraduan…
menuju teras mushola
keheningan itu
menerawang ingatan..
tentang berita dari seentaro dunia..
tentang corona..
yang datang membawa perih nyeri
membawa keranda kematian….
cepat…
dan kadang tiba tiba

Ada dari hamba MU
mulia raya dan syahid…
para medis
dokter…perawat..relawan..
dan komunitas peduli wabah corona..

mereka berjuang lelah
dalam jelaga peperangan melawan wabah pandemik
ada yang tersungkur
tenaga melemah lelah
hingga habis tak berdaya meregang nyawa

tak pamrih tak sedih..
tak kecewa kecuali pengharapan..
para medis mengorbankan waktu tenaga upaya
tuk kemanusiaan..
tulus ikhlas tawakal ..
dan teguh ..
setiap insan meregang kesakitan

Ya Allah..
gandakan pahala yang menghadap takdir MU
muliakan dan kuatkan kesabaranpara medis pahlawan
ketika bumi terluka
tinta emas
terpahat kemilau buat para medis
disinggasana ayat semesta..

do’a dan hormat untuk para medis..
andalah pahlawan kemanusiaan.
prajurit berbaju putih..
berjiwa tanpa pamrih..
berhati suci..
bela negara ini

BACA JUGA:   Ketua Syarikat Islam Sumatera Utara mengucapkan Selamat Tahun Baru 1442 H

hening dingin menyayat pilu
selimut ziqir di ruang waktu
menebarkan harum kebajikan
mengayuh ikhtiar..
tanpa peduli waktu

Ingat firman MU ya Allah;

“Kami perlihatkan tanda tanda kebesaran MU
baik pada alam semesta ..
maupun dalam dirimu sendiri…
hingga nyata kebenaran Kuasa MU”

Sungguh firman MU
tak tergoyahkan
oleh ke kufuran manusia ..
lalu….
hamba pun tunduk sendiri
mengingat MU
wajah merona pilu..
ku coba membuang ragu…
jauh…
sejauh lazuardi MU

tersungkurlah…
hamba tersungkur…
kepalaku
ruku sujud..
dihamparan sajadah bumi
sajadah panjang…
hamparan perjalanan hidup
bumi yang terluka.. menganga dan menyayat

Ya Robbi…insani…
Maafkan kami
Hamba MU yang lupa
bangunkan
untuk mengerti…
Bumi yang terluka ini
mengajarkan manusia
untuk tak luput….
terharu dan tunduk
meretas do’a …

BELA NEGARA INDONESIA

🤲🤲🇲🇨🇲🇨

Firdaus Syam
Pagar Alam
23/3/2020

News Feed