by

PP Wanita PERISAI ajak masyarakat sadar tentang pentingnya KPAI untuk anak Indonesia

Print Friendly, PDF & Email

Jakarta- PP Wanita Pertahanan Ideologi Syarikat Islam atau Wanita Perisai bersama PP Perisai, Perempuan Candradimuka, Semmi, Rumah Mengabdi, LKMI PBHMI dan AMSA Universitas Pelita Harapan menggelar petisi dukungan terhadap KPAI di arena Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin, Minggu (1/3).

Kegiatan dukungan antara lain dengan membagikan bunga mawar kepada masyarakat, penandatanganan petisi dan cek tensi darah gratis.

Ketua PP Wanita Perisai Megawaty mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya mengajak masyarakat agar tidak melakukan pelemahan psikologis terhadap KPAI, serta mendorong KPAI tetap semangat dalam melaksanakan tugas utamanya.

BACA JUGA:   Turbulensi Pendidikan Jelang Satu Tahun Pandemi

Kami berharap gerakan petisi dukungan ini dapat memberikan dampak nyata terhadap penguatan psikologis KPAI dan masyarakat sadar tentang pentingnya KPAI untuk anak Indonesia,” kata Megawaty.

Megawaty berpendapat, kondisi hari ini banyak cemooh dan ejekan terhadap KPAI dari masyarakat akibat pernyataan komisioner KPAI yang viral.

“Dibutuhkan optimalisasi gerak yang ekstra agar kita mampu memberikan penguatan psikologis terhadap KPAI agar KPAI tidak terpancing pada pelemahan psikologis lembaga. Sehingga KPAI dapat menjalankan tugas pengawasan pemenuhan dan penyelenggaraan hak anak Indonesia” ujar Megawaty.

Megawaty menambahkan bahwa momentum viralnya KPAI ini selayaknya menjadi inspirasi bagi semua kalangan untuk mengedepankan sikap bijak.

BACA JUGA:   Kecam Presiden Macron, Perisai Serukan Boikot Produk Prancis di Depan Carrefour

“Mengapa kami mengusung gerakan nyata di CFD? Karena hal ini adalah sarana media informasi serta bisa bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kita melihat animo masyarakat dalam gerakan nyata mendukung KPAI,” ungkap Megawaty.

Diketahui, pernyataan Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty yang menyebut perempuan bisa hamil jika berenang bersama lawan jenis jadi sorotan masyarakat.

Pernyataan itu kemudian menuai respons di kalangan masyarakat. Sitti kemudian meralat pernyataannya tersebut seraya meminta maaf kepada publik.

sumber: suarasi.com

News Feed