by

Sekjen RAI Dianugerahi Gelar DR (HC) oleh UIN Malang, Ketum LTSI : Beliau Memiliki Perhatian Tinggi terhadap Kebudayaan Islam

Print Friendly, PDF & Email

Jakarta, suarasi.com – Pemberian gelar Doktor Honoris Causa (HC) dari kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) Rabithah Al-‘Alam Al-Islamy (RAI) Dr. Muhammad bin Abdul Karim Al-Issa dalam bidang sejarah peradaban Islam mendapat apresiasi dari Ketua Umum Pimpinan Pusat/Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam, Dr. Hamdan Zoelva.

“Beliau adalah orang yang terus memperjuangkan paham Islam moderat, seorang ahli hukum dan mantan Menteri Kehakiman Kerajaan Arab Saudi. Beliau seorang yang memiliki perhatian tinggi atas kebudayaan Islam dan moderasi pemahaman Islam,” jelas Hamdan saat mendampingi Wakil Presiden RI 2004-2009 dan 2014-2019, M. Jusuf Kalla pada acara pengukuhan gelar Doktor Honoris Causa Dr. Muhammad bin Abdul Karim Al-Issa di Auditorium UIN Malik Maulana Ibrahim, Malang, Jawa Timur, Rabu (26/2).

BACA JUGA:   Hamdan Zoelva Usul Pemilu 2024 Kembali ke Proporsional Tertutup

Menurut Hamdan, perhatian tinggi atas kebudayaan Islam dan moderasi pemahaman Islam dibuktikan oleh Muhammad bin Abdul Karim Al-Issa dengan ikut membantu pembangunan Museum Internasional Sejarah Nabi dan Peradaban Islam di Indonesia.

“Sebagai organisasi massa Islam tertua di Indonesia, saya sangat berterima kasih kepada beliau atas dukungan pembangunan museum yang sangat berguna bagi ummat Islam di Indonesia, bahkan dunia. Maka, jangan diragukan lagi kontribusi beliau dalam membangun peradaban Islam,” tambahnya.

BACA JUGA:   Pancasila tak Bisa Diringkas

Dilansir dalam situs jatimtime.com, Sekjen RAI Abdul Karim menyampaikan orasi dengan topik “Menebar Islam Moderat, Menangkal Ekstremisme dan Terorisme”.

sumber: suarasi.com

News Feed