by

Tokoh Sulut Abid Takalamingan, Jempol Buat Prof Nelson, Tentang Pemaparan Gagasan Keumatan

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

Manado, (MEDGO.ID) — Rupanya diskusi yang melibatkan Tokoh Gorontalo, Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat, yang melibatkan, Bupati Kabupaten Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo. Menarik dan dinilai layak diberikan jempol acara diskusi ini, begitu komentar Abid Takalmingan.

Saat dimintai tanggapan terkait kegiatan tersebut, Abid Takalamingan, memberikan komentar lugas dan apa adanya. Menurutnya, ini luar biasa, bukan tidak beralasan, sebab diskusi yang melibatkan berbagai kalangan, merupakan ide brilian, yang berangkat dari niat yang tulus dalam melayani umat. Ia juga menambahkan bahwa tak gampang semua tokoh dari berbagai latar belakang mau nimbrung memberikan sumbangsih pemikiran, semata untul kemaslahatan, lagi-lagi untuk umat.

“Bagus, karena di inisiasi oleh 2 tokoh yang hari ini punya posisi strategis di struktur politik formal, artinya ada kepedulian terhadap persoalan keumatan,” kata Abid Takalamingan usai menghadiri diakusi Bersama Tokoh dengan Tema ” Mempererat Ukhuwah dan Peran Umat di Provinsi Sulawesi Utara” , pada Minggu (26/01/2020) sore diwarkop Regal Manado.

BACA JUGA:   SI cabang Banjarnegara: 115 tahun SI, Pergerakan syarikat islam menuju masyarakat 5.0

Bagi para tokoh, mengawal dan memperjuangkan kepentingan umat, tentu tak bisa berdiri sendiri, perlu menggaet semua elemen, inilah yang dapat di ambil hikmah pada diskusi bersama tokoh kali ini, yang kebetulan hadir Tokoh politik yang juga Bupati Kabupaten Gorontalo Nelson Pomalingo, secara tak langsung ia memberikan pembelajaran kepada kita umat Islam Manado, agar perlu berdiskusi dan musyawarah, setiap membicarakan kepentingan umat, perlu diapresiasi ini.

“Dan itu sebenarnya yang harus dimainkan oleh para politisi, jika mereka paham kerja-kerja politik yang sesungguhnya. Dan saya berikan jempol sama Prof Nelson, dan Senator Djafar Al -Katiri.” lanjut Abid Takalamingan yang juga sebagai Tokoh Syarikat Islam Sulut, dan kandidat bakal calon Wakil Walikota Manado dengan style politiknya NgeBid (Ngobrol Bareng Abid), komunitas warkop dan masyarakat.

BACA JUGA :  Dan, Anak Penjual Jagung Keliling Itupun, Berhasil Menjadi Bintara Polisi

Bagi Abid Takalamingan, kalau membicarakan kepentingan umat, semua atribut harus dilepas, bila perlu dimpan rapat. Dan diskusi seperti ini bukan hal tabu baginya. Saat menggagas kepentingan umat, sering kali ia berdiskusi dengan berbagai kalangan, baik tokoh agama, tokoh masyarakat dan tak kalah penting generasi muda sebagai kaum milenial. Gunanya agar kita mengetahui akar persoalannya dimana. Tentu, dengan melibatkan berbagai macam pemikiran yang solutif, agenda umat akan dapat diperjuangkan bersama.

BACA JUGA:   Turut berduka cita atas wafatnya Ir. H. Adi Darma, M.Si Ketua Dewan Wilayah Syarikat Islam Kalimantan Timur

“Sebagai sebuah ajang konsolidasi yang keluar dari sekat politik kepartaian, karena yang hadir lintas partai, lintas ormas, lintas profesi dan lintas suku. Ada pergumulan bersama sesama aktivis muslim tentang agenda keumatan termasuk Pilwako yang ada di depan mata,” himbau Abid Takalamingan, kini dipercayakan sebagai Ketua Baznas Sukut.

Seingat saya tadi Prof Nelson pesan agar umat Islam Manado jangan saling menjatuhkan, justru harus saling menguatkan, dalam kondisi apapun. “Ia (Prof Nelson red) juga saran agar jaga persatuan dan saling mengikhlaskan, serta jauhkan sekat-sekat primordial,” pungkas Abid Takalamingan.(MDG-05)

sumber: medgo.id

News Feed