by

Wanita Syarikat Islam Terobos Medan Berat, saat Menyalurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Bogor

Print Friendly, PDF & Email

Kabupaten Bogor, (MEDGO.ID) — Bencana banjir bandang dan tanah longsor, pada Rabu (0/01/2020) lalau disebagaian wilayah Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, masih menyisakan masalah.

Krbam banjir bandang dan tanah longsor ini, mengalami trauma, dan kekuarang bahan makanan serta kondisi rumah mereka yang rusak akibat dampak banjir bandang dan tanah longsor trsebut.

Kejadian banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada (01/01/2020) lalu, menyisakan penderitaan warga yang hingga kini masih sangat membutuhkan perhatian dari semua pihak, terutama pemerintah.

Ketua Umum Pemuda Muim Indonesia Saat menyerahkan bantuan bagi korban banjir Kabuoaten Bogor

Dorongan keprihatinan inilah, mendorong sejumlah pengurus Wanita Syarikat Islam (WSI) Kabupaten Bogor, bergerak membantu warga yang terkena dampak banjir bandang dan longsor. Dengan peralatan seadanya, para Wanita Syarikat Islam ini menembus medan yang cukup berat, bagi masyarakat umum, apalagi para Wanita SI ini.

Selain itu, bantuan bahan pokok berupa makanan siap saji, adalah hasil swadaya PP Pemuda Mslim Indonesia, Wanita Syarikat Islam, dengan PW Pemuda Muslim Jabar dan Pandu Syarimat Islam, demi membantu meringankan korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Bogor.

Ketum PP Pemuda Muslim Indonesia menyampaikan apresiasi atas inisiatif para pegiat  Pemuda Muslim Jabar dan Wanita Syarikat KabuoatenBogor, menurutnya tak gampang melakukan hal seperti ini dalam situasi sekarang, padahal semua dalam susah. Tapi kesusahan kita tak sebanding dengan penderitaan korban banjir bndang dan tanah longsor, untuk itu dtengah kesusahan, masih ada diantara kita mau berbagai, kata Erwan.

BACA JUGA:   Pemuda Muslim Jawa Barat mengucapkan Selamat Milad Syarikat Islam ke-115 Tahun
Pandu Syarikat Islam

Menanghapi  petanyaan bahwa wanita mau terjun kelokasi dengan kondisi yang berat, pihak Wanita Syarikat Islam, menyatakan  bahwa yang mereka lakukan adalah berupa gerakkan sosial yang semata keterpanggilan jiwa untuk membantu mengurangi beban penderitaan para korban, meski dengan segala keterbatasannya.

“Kami datang membawa bantuan bahan pokok ala kadarnya, agar dapat meringankan, dan yang terpenting khadiran kami dapat memberikan semangat bagi para korban bahwa mereka tak sendri,” kata Dra. Erma Ernadiawati, selaku Ketua Wanita Syarikt Isam Kabupaten Bogor, saat dwawancarai pada Sabtu (25/01/2020) dilokasi bencana banjir dantanah longsor, Kampung Bandar Sinar Harapan, Desa Harkat Jaya Kecamatan Sukajaya.

Menurut Erna, bantuan yang mereka distribusikan hanya untuk 50 KK sementara, kebutuhan warga lebih dari itu.

Hal lain disampaikan Pengurus Wilayah Pemuda Muslim Indonesia yang merupakan organisasi sayap pemuda Syarikat Islam, ia menuturkan bahwa dari kondisi dilapangan pihaknya mendapatkan beberapa data terkait korban meninggal hingga kini diketahui sejumlah 10 orang, 3 orang masih dalam pencarian. Dan sebagian besar rumah warga setempat rusak berat sehingga merwka tak dapat menempatinya lagi, danmembutuhkan perbaikan dari para stakeholder (yang berkepentingan)

BACA JUGA:   Pemuda Muslim Jawa Barat mengucapkan Selamat Milad Syarikat Islam ke-115 Tahun

“Data kami, korban meninggal khusus dikampung Bandar Sinar Harapan, 50 keluarga terdampak banjir bandang dan tanah longsor, 10 orang meninggal 3 belum ditemukan,” tambah Nuklir

Lanjutnya,”Ada sekitar 60 persen rumah warga rusak parah sehingga membutuhkan bahan bangunan, agar mereka dapat membangun lagi, rumah mereka yang rusak akibat banjir bandang danbtanah longsor,” kata Bung Asep Nuklir Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muslim Indonesia Provinsi Jawa Barat.

Turut serta dalam rombongan adalah Pandu Syarikat Islam, selai membawa bantuan sosial, rombogan SyarikatIslam ini juga melakukanbakti sosial dilokasi bencana.

Keluhan warga berharap bantuan pemeritah Kabuoaten Bogor dan Pemprov Jawa Barat berupa bahan/materil bangunan berupa semen, seng dan lainya, untuk memperbaiki rumah mereka dapa segera datang, sebab hingga sekarang rumah mere masih tak dapat ditempati, akibat banjir bandamg dan tanh longsor lalu. (Ridwan Mooduto/PW Pemuda Muslim Jabar)

sumber: medgo.id

News Feed