by

Bela Anies, Semmi dan Perisai Dapat Simpati Rakyat

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

AKSI Dukungan SEMMI (Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia) dan PERISAI (Pertahanan Ideologi Sarekat Islam) mengundang simpati masyarakat

Hal ini disampaikan oleh Ketua Front Aliansi Santri Wardatul Hasanah

“SEMMI dan PERISAI telah memberikan kejutan kepada masyarakat, gelombang rakyat ditangkap SEMMI dan PERISAI dengan baik”ujar Wardatul Hasanah

SEPERTI Diketahui SEMMI dan PERISAI yang pimpinannya adalah Bintang Wahyu Saputra, Dede, M.Hapi, Hardjono melakukan aksi demonstrasi bela Anies menjadi Organisasi Mahasiswa dan Pemuda Islam terdepan membela Anies, sementara itu di tempat lain, Seketaris The Future Institute Abdullah Amas malam sebelum hari H, telah menurunkan rilis pembelaan pada Anies

Begini rilis pembelaan yang dituliskan Amas untuk Anies :

Banjir di ibukota Jakarta dan dua provinsi lainnya, Banten dan Jawa Barat di awal tahun baru 2020 sepertinya menjadi momentum untuk Anis Baswedan sebagai tokoh nasional. Momentum itu memperlihatkan bentuknya saat segelintir massa progresif menuntut Anis mundur sebagai gubernur mendapat reaksi massa yg lebih besar untuk menunjukan pemihakannya kepada gubernur Anis. Massa pro Anis ini bukan massa parpol yang mendukung pencalonannya sebagai calon gubernur pada 2017. Disinilah istimewanya Anis, di saat dia sepertinya sendirian dalam makna politik. Dimulai tandemnya Sandiaga Uno telah setahun lalu tinggalkan kursi wakil gubernur. Gerindra sebagai pengusung utama belum lagi menemukan posisi yang pas untuk tunjukan pembelaannya setelah ikut dalam kabinet yang dikendalikan partai-partai yang nota bene berseberangan dengan Anis. PKS sendiri sedang “mutung” disebabkan posisi wakil gubernurnya Anis berlarut-larut dan mungkin juga tidak jelas. Kemudian kekuatan 212 yg menjadi pilar penting dari kemenangan pilgub Jakarta 2017 untuk Anis Sandi, nyaris hilang suaranya di temgah hujan bully kepada Anis. Dalam kesendirian inilah Anis lebih menunjukan kualitas kepemimpinannya di tengah defisitnya kepemimpinan di tingkat nasional.

BACA JUGA:   PW SEMMI Sulawesi Selatan mengadakan webinar: Pilkada lanjut atau ditunda?

Kemampuan Anis menyusun narasi,meyakinkan lewat orasi dan cerdas mengaktualisasikan lewat aksi adalah modal besar personifikasi Anis sebagai pribadi. Saldo kepopuleran Anis terus bertambah seiring terus bertambahnya kelompok-kelompok yang ingin mencari-cari kesalahan Anis. Ungkapan canda netizen yang viral di sosmed : Jakarta banjir salah Anis,Jabar banjir salah Anis,Banten banjir salahnya Anis. Bahkan ada yang lebih konyol lagi, Dubai banjirpun salahnya Anis. Lalu ditambah dengan celotehan karena – Anis Gubernur Indonesia.

BACA JUGA:   Logo resmi milad 115 Tahun Syarikat Islam

Apakah kosa kata viral ini sekedar kegenitan karena rasa geram, atau doa yang penuh harapan ?entahlah. Yang pasti kini per 14 Januari di saat kelompok nyinyir datangi Balaikota Jakarta untuk menggugat kepemimpinan Anis. Ternyata Anis tidak sendiri, massa yang menamakan diri dari berbagai komunitas yang kental dengan atribut kebetawian dengan sangat mudah menghalau massa anti Anis tersebut. Momentum hari ini di Balaikota telah menunjukan kepada kita bahwa Anis Baswedan tidak sendiri lagi. Mungkinkah Anis mampu merawat momentum ini ? Kita tunggu jawabannya di hari- hari ke depan. ALLAHUAKBAR!!

sumber: kompasiana.com/semmijawa

News Feed