by

Hamdan Zoelva: Kebijakan Hukum Jangan Korbankan Ekonomi Rakyat Bawah

Print Friendly, PDF & Email

Ada banyak hal kemajuan yang sudah dicapai Indonesia dalam berbagai aspek. Diantaranya aspek ekonomi, aspek pembangunan hukum dan lainnya.

Demikian disampaikan mantan Ketua Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva dalam pengajian umum dengan tema ‘Proyeksi Indonesia 2020’ di Auditorium KH. Ahmad Dahlan, Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/1).

Hamdan menyatakan, Indonesia harus bersyukur karena sudah mengalami pertumbuhan yang sedemikian rupa. Kendati begitu, tantangan ke depan, sesungguhnya begitu besar.

BACA JUGA:   Hamdan Zoelva: Koreksi atas Tweet Sebelumnya, PSBB Termasuk Kekarantinaan Kesehatan

“Persaingan dunia saat ini begitu ketat. Orang dulu mengenal internasionalisasi. Namun sekarang semua jadi nasionalisasi,” kata Hamdan.

“Amerika nasionalisasi, China nasionalisasi, semua orang menengok ke kepentingannya masing-masing dan inilah yang menjadi tantangan besar bagi Indonesia ke depan,” sambungnya.

Dengan melihat kondisi ini, Hamdan mengajak semua pihak untuk kembali melihat potensi yang dimiliki Indonesia.

“Jangan sampai kita lalai dengan hanya mengandalkan ekspor. Sementara negara lain sudah memblok kepentingannya masing-masing. Sudah saatnya Indonesia memikirkan tentang pasar dalam negeri,” ujar Hamdan.

BACA JUGA:   Hamdan Zoelva Sebut Anies dan HRS Tak Bisa Dipidana Pakai UU Karantina

Untuk memulai itu semua, salah satu caranya adalah dengan menumbuhkan dan menguatkan pasar dalam negeri.

“Kalau enggak ada penguatan ekonomi rakyat bawah maka itu akan berat sekali dihadapi. Karena itu kebijakan hukum di tahun 2020 jangan sampai mengorbankan ekonomi dari rakyat bawah. Sebab itu akan menjadi masalah bagi bangsa kita,” pungkasnya.[dod]

sumber: rmoljakarta.com

News Feed